Manado — Gerakan mahasiswa anti diskriminasi dan kekerasan di Indonesia (Geram Anarki) Sulut, mengecam tindakan penganiayaan terhadap jemaat HKBP Bekasi, dengan ditandai dengan aksi turun ke jalan. Dimana menurut Koordiator aksi Geram Anarki Sulut Michael Yakobus, pemerintah dan aparat penegak hukum harus serius menyikapi persoalan ini tanpa diskriminasi, menjamin dan melindungi kebebasan memeluk agama dan beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan sesuai dengan pasl 29 ayat 1 dan 2 UUD 1945.
“Kami meminta agar menindak tegas pelaku kekerasan terhadap jemaat HKBP Bekasi serta tindakan lain yang mendiskriminasi agama tertentu,” terang Yakobus mewakili rekan-rekannya di depan ketua DPRD Sulut Meiva Salindeho.
Aksi Geram Anarki Sulut yang terdiri dari GMKI, MKKRI, Pemuda GMIM, Pemuda Katolik, Pemuda HKBP, Pemuda KGPM, Pemuda Sinode AM, LPMI, GSKI, Semah FISIP Unsrat dan Himaju IBA Unsrat juga menutunt mencabut atau mengganti SKB menteri agama dan menteri dalam negeri nomor 8/2006 dan nomor 9/2006 tentang revisi SKB menteri agama dan menteri dalam negeri nomor 01/BER/mdn-mag/1969, tentang pelaksanaan tugas aparatur pemerintah dalam menjamin ketertiban, kelancaran pelaksanaan
beribadah menurut agama masing-masing.
“Kami juga meminta FPI, Forum Umat Islam atau organisasi perkumpulan dan pergerakan yang bertindak main hakim sendiri, memasung kebebasan beragama dan beribadah menurut kepercayaan di Indonesia, dibubarkan” jelasnya.
Sementara itu, menanggapi pernyataan sikap dan kecaman Geram Anarki Sulut tersebut, Salindeho menyatakan mendukung aksi tersebut. Dimana menurutnya, setiap umat beragama di negara ini dilindungi oleh UU untuk memeluk dan menjalankan agama masing-masing. Jadi dirinya sependapat dengan apa yang diminta oleh Geram Anarki Sulut, yakni meminta pihak penegak hukum untuk melakukan pengusutan terhadap aksi kekerasan tersebut.
“Kami juga ikut merasakan apa yang dirasakan oleh saudara kita di HKBP, bahkan sebelum saudara-saudara datang menyampaikan sikap Deprov sudah mengambil sikap proaktif. Kami sangat mendukung dan akan menindak-lanjuti tuntutan yang kalian sampaikan,” jelas Salindeho.(EN)

MEmang Front ini cukup anarkis, karena di Pihak Islam sendiri sudah berencana membbarkan organisasi ini. Tp Apa boleh buat bagi Teman saya Kristiani, mari saling berangkulan tangan dan sepakat demi pemberantasan Organisasi yang berkedokkan Kesucian Agama. FPI Bubarkan…
Wah..ini pengkhotbah samua kalu disini…..mar talalu se voor, kadang kadang torang musti balas dengan: RASAKAN MURKA ALLAH
“KASIH praktekkan dalam keadaaan apapun. Kualitas KASIH terlihat pada saat kita dalam keadaaan memiliki musuh” Bapa ampunilah merka………….”
Rohani & Jasmani harus seimbang, berdoa & tindakan harus seimbang, kalo kita tdk berusaha kita sulit makan bukan ? Demikian pula kalo kita tdk bertindak, minoritas kelamaan akan habis bukan ? Bertindak di sini bisa berdialog, atau cara Hukum lewat pengadilan atau Mahkamah Konstitusi sampai Mahkamah International. Manusia diberi akal & kreatifitas, Tuhan mau kita gunakan itu ; “KERJAKANLAH APA YANG MENURUT BAGIANMU” selebihnya adalah bagian Tuhan. Kesalahan orang Kristen selalu berpedoman pada solisi rohani saja, spt ya kita berdoa saja atau kita serahkan saja pada Tuhan, padahal Tuhan mau kita juga ambil bagian dalam menyelesaikan masalah kita. AMIN.
Jangan takut saudara saudara, jangan terpengaruh tetap tekun berdoa. Tuhan tidak akan meninggalkan umatNya. Jaman Perjanjian Baru gereja sudah dianiaya bakahan diluar batas perikemanusiaan. Org2 kristen di Roma dibakar hidup-hidup, dibuat mangsa singa sebagai tontonan masyarakat roma, dan sebagainya, tapi sekarang Roma menjadi pusat Agama Kristen katolik di dunia, Ini sudah tanda tanda bahwa Jawa akan menjadi pusat penyebaran Kristen di Asia bahkan di dunia.
jadilah orang yang sabar saudaraku, mari kita bersama doakan seluruh jemaat kristen di Indonesia untuk tetap sabar, tetap berharap kepada Tuhan, jangan gampang dikompori. berikan terang dan garam yang paling bermutu. salam buat jemaat disini. cristian pati, jawa tengah.
SAYA DUKUNG PERJUANGAN TEMAN_TEMAN PMKRI,GAMKI,SINODE,GMKI, DAN SELURUH KOMPONEN UMAT KRISTEN / KATHOLIK UTK MEMINTA PERTANGGUNG JWBN ATAS PENIKAMAN SODARA / I KITA UMATA HKBP,TERUS LAH BERDOA BUAT SEMUA UMAT HKBP MAUPUN UMAT KITA YG SELAMA INI BERJUANG UTK BEBAS MENJALANKAN IBADAHNYA,,DOA KU TETAP MEYERTAI PERJUANGGAN.NUSA TENGGARA TIMOAR MEYERTAI UMAT HKBP.
gampang aja solusinya dong nda kash ijin gereja , tong nda kase ijin masjid /musholla …simple gitu aja koq repot