Berita Utama

Gempa 7,4 SR Maluku Utara, Warga Belang Diminta Tidak Panik Berlebihan

Gempa 7,4 SR Maluku Utara, Warga Belang Diminta Tidak Panik Berlebihan
Sebagian warga Desa Belang mengamankan ke tempat yang lebih aman debgan sepeda motor

Belang, BeritaManado.com — Gempa dengan 7,4 SR yang terjadi di wilayah Jailolo Privinsi Maluku Utara sekitar pukul 24.17 WITA membuat warga Kecamatan Belang langsung bereaksi mengamankan diri ke lokasi dataran yang lebih tinggi.

Gempa 7,4 SR Maluku Utara, Warga Belang Diminta Tidak Panik Berlebihan
Kondisi di salah satu ruas jalan Desa Buku Utara, warga berasa di luar rumah

Hukum Tua Desa Belang Ismet Abraham kepada BeritaManado.com mengatakan bahwa warga desanya saat ini sementara menyingkir ke tempat yang lebih aman.

Gempa 7,4 SR Maluku Utara, Warga Belang Diminta Tidak Panik Berlebihan
Lokasi perkebunan Hukum Tua Desa Buku Utata Denal Bataria yang jadi lokasi penyingkiran warganya

Demikian juga dengan Hukum Tua Desa Buku Tengah Denal Bataria, yang mengungkapkan bahwa warganya saat ini sebagian besar sudah berada di lokasi perkebunan miliknya di wilayaj Desa Beringin yang memiliki dataran yang lebih tinggi.

Gempa 7,4 SR Maluku Utara, Warga Belang Diminta Tidak Panik Berlebihan
Hukum Tua Desa Buku Utara Rio Lembong (tengah) bersama warga mengamati tanda-tanda potensi tsunami di Pantai Belang

Sementara itu, Hujum Tua Desa Buku Utata Rio Lembong juga menyampaikan hal serupa, namun tanggung jawab sebagai pemerintah dirinya sementara melakukan pengamatan tanda-tanda pitensi tsunami di pinggir pantai Belang yang jika diamati dalam pemetaan situs BMKG memang berhadapan langsung dengan titik gempa di 1.63 LU, 126.40 BT (134 km BaratLaut Jailolo – Maluku Utara) dengan kedalaman 10 km.

Gempa 7,4 SR Maluku Utara, Warga Belang Diminta Tidak Panik Berlebihan
Hukum Tua Desa Buku Tengah Eio Lembong berusaha menanangkan warganya agar tidak panik

“Kami menyarankan warga tetap tenang dan tidak panik berlebihan, namun tetap mengambil langkah antisipasi mengamankan diri ke tempat yang lebih aman. Kami juga melakukan pengamatan tanda-tanda potensi tsunami pinggir pantai. Mudah-mudahan apa yant dikhawatirkan tidak akan terjadi,” kata ketiganya.

(Frangki Wullur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara