
Amurang – Gedung Laboratorium SMPN 1 Amurang Timur, Minahasa Selatan (Minsel) ludes dilalap si jago merah, Selasa (01/07/2014) sekitar pukul 10:30 Wita. Kerugian ditaksir mencapai 400 juta rupiah.
“Saat kebakaran kami guru-guru disibukan dengan penerimaan pendaftaran siswa baru di ruangan Administrasi, tak lama kemudian asap membesar keluar dari gedung laboratorium yang ada tepat di belakang Gedung utama ini. Torang samua trus bergegas mematikan api. Namun api semakin membesar. Upaya pemadaman api secara manual oleh kami gagal,” ujar Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Amurang Timur Dientje Mamangkey Spd, kepada sejumlah wartawan, selasa (1/7/2014).
Lanjut dia, sebagian besar Guru yang ada dilokasi tersebut langsung bergegas cari bantuan. Ada yang menghubungi polisi, ada yang menghubungi pemadam kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja Minsel. 10 menit kemudian barulah Mobil Damkar yang dari Pemkab Minsel muncul untuk memadamkan kobaran api tersebut, kata Mamangkey.
Ditanya soal aset yang ludes terbakar dalam Gedung Laboratorium tersebut, dia menjelaskan bahwa di Laboratorium ini, adalah tempat dimana para siswa melakukan Praktik Biologi, Kimia, fisika dll.
“Aset ini berasal dari Dana Alokasi Khusus 2012,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Minsel Hendrie Lumapow, SH tak lama berselang mendatangi lokasi kebakaran menanggapi peristiwa kebakaran ini, yang menurut laporan PPK Dikpora Minsel, berkisar di 400 juta rupiah, ini sudah termasuk isi dalam Laboratorium itu.
“Kami akan segera menganggarkan untuk itu, anggaranya bisa langsung diambil dari APBD 2014. Ini wajib dianggarkan. Meski begitu akan melihat lebih lanjuthasil penyelidikan terkait kebakaran ini oleh pihak Polisi,” jelasnya. (sanlylendongan)
