Berita Utama

Empat Kabupaten Kota di Sulut Masuk Zona Merah

MANADO, beritamanado.com – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 memperbaharui data zonasi risiko per 2 Agustus 2020.

Sebagaimana dilansir dari laman www.covid19.go.id, peta zonasi risiko daerah dihitung berdasarkan indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan dimana untuk indikatornya adalah indikator epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan.

Untuk indikator epidemiologi adalah:

1) Penurunan jumlah kasus positif pada minggu terakhir sebesar ? 50% dari puncak

2) Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP pada minggu terakhir sebesar ? 50% dari puncak

3) Penurunan jumlah meninggal kasus positif pada minggu terakhir sebesar ? 50% dari puncak

4) Penurunan jumlah meninggal kasus ODP dan PDP pada minggu terakhir sebesar ? 50% dari puncak

5) Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar ? 50% dari puncak

6) Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar ? 50% dari puncak

7) Persentase kumulatif kasus sembuh dari seluruh kasus positif

8) Kenaikan jumlah selesai pemantauan dari kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir

9) Laju insidensi kasus positif per 100,000 penduduk

10) Mortality rate kasus positif per 100,000 penduduk

Adapun indikator surveilans kesehatan masyarakat adalah:

1) Jumlah pemeriksaan sampel diagnosis meningkat selama 2 minggu terakhir

2) Positivity rate rendah (target ? 5% sampel positif dari seluruh orang yang diperiksa)

Dan indikator pelayanan kesehatan:

1) Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS Rujukan mampu menampung s.d >20% jumlah pasien positif COVID-19 yang dirawat di RS

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara