Bisnis dan Ekonomi

Ekonomi Sulut Tumbuh 5,54 Persen, Pariwisata Melejit hingga 20 Persen Lebih

Ekonomi Sulut Tumbuh 5,54 Persen, Pariwisata Melejit hingga 20 Persen Lebih
Kantor BPS Provinsi Sulawesi Utara

Penulis: Sri Surya

Kinerja ekonomi Provinsi Sulawesi Utara pada awal tahun 2026 menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan.

Pada Triwulan I-2026, ekonomi Sulut tumbuh 5,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/y-on-y).

ADVERTISEMENT

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Watekhi menjelaskan, pertumbuhan ini tidak lepas dari aktivitas ekonomi masyarakat yang tetap kuat.

“Ditopang oleh aktivitas ekonomi domestik yang tetap kuat, ekonomi Sulawesi Utara Triwulan I-2026 mampu tumbuh 5,54 persen (y-on-y),” ujarnya pada rilis dat terbaru BPS Sulut, Selasa (5/5/2026).

Meski demikian, jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, ekonomi Sulut mengalami kontraksi -8,02 persen (q-to-q). Menurut Watekhi, kondisi ini bukan hal baru.

“Secara triwulanan, kontraksi ini konsisten dengan pola musiman yang terjadi hampir setiap awal tahun,” jelasnya.

Dari sisi sektor usaha, pertumbuhan tertinggi datang dari akomodasi dan makan minum yang melonjak hingga 20,85 persen.

Peningkatan ini dipicu oleh naiknya jumlah wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, terutama saat momentum hari besar seperti Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri.

Sementara dari sisi pengeluaran, konsumsi pemerintah menjadi yang paling tinggi pertumbuhannya, mencapai 7,89 persen, disusul konsumsi rumah tangga yang tetap stabil.

Secara keseluruhan, nilai ekonomi Sulut pada triwulan ini mencapai:
Rp 51,67 triliun (harga berlaku)
Rp 28,05 triliun (harga konstan 2010)