
Manado — Sekarang ini, sektor perbankan sedang berhadapan dengan dilema.
Bagaimana tidak, kemajuan dunia digital membuat tugas-tugas manusia bisa diambil alih oleh mesin, termasuk beragam aplikasi yang bisa membuat urusan dengan bank jadi lebih praktis.
Sebut saja transaksi, penarikan tunai, setor tunai, pembayaran dan lain sebagainya.
Hal tersebut bisa memunculkan kekhawatiran bagi mereka yang bekerja sebagai customer service dan teller, yaitu jumlah pekerja akan dikurangi, seperti yang sekarang sedang dihadapi oleh bank lain.
Terkait hal tersebut, kepada BeritaManado.com, Direktur Utama (Dirut) Bank SulutGo (BSG) Jeffry Dendeng mengatakan, kondisi seperti ini memang harus dihadapi oleh perbankan baik saat sekarang di masa pandemi, maupun di waktu mendatang karena perkembangan dunia digital yang begitu pesat.
“Hanya saja BSG untuk saat ini belum akan mengurangi pegawai, tetapi juga tidak akan menambah,” ujar Jeffry Dendeng.
Dengan kata lain, BSG lebih memilih untuk memaksimalkan apa yang ada saat ini demi peningkatan pelayanan kepada nasabah.
“Jadi kami tetap seperti biasa, sambil menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi karena pandemi, terutama dengan penerapan protokol kesehatan,” kata Dendeng.
(srisurya)
