Bisnis dan Ekonomi

Dulu Hanya Bisa Dinikmati Bangsawan, Kacang  Goyang Cap Maleo Kini Bisa Dibeli di Alfamart

Beberapa tahun lalu pernah ada dari satu di antara perguruan tinggi di pulau Jawa membuatkan mesin untuk proses penggoyangan, namun hasilnya, tidak sama dengan yang dilakukan secara manual.

“Makanya saya kembali lagi, ke cara-cara tradisional, dengan cara manual,” ucap Zainal.

Untuk daya tahan produk, tak perlu diragukan lagi, saat ini jika penyimpanan dan dengan packing yang baik, produk tersebut bisa awet hingga 2 tahun.

Dalam satu hari pria yang sangat menyayangi anaknya ini mengaku memproduksi kacang goyang sebanyak 150 kilogram, atau dalam sebulan sekitar 3 ton.

Untuk bahan baku kacang tanah, pihaknya tidak mengalami kesulitan, namun untuk gula pasir, dirinya saat ini mulai khawatir, karena harga yang terus merangkak naik.

Sedangkan untuk pekerjanya, total sekitar 30 orang.

“Untuk pekerja yang membuat kacang goyang, telah bekerja cukup lama, lebih dari 20 tahun,” katanya.

Dari hasil membuka usaha kacang goyang dirinya bersyukur, banyak hal yang telah dicapai, dari mempekerjakan warga sekitar tempat tinggalnya di kelurahan Motoboi Kecil, sampai membuka usaha makanan ringan lainnya, yang jumlahnya sekitar 40 macam.

“Saya juga memiliki toko oleh-oleh pertama dan satu-satunya yang ada di Kotamobagu,” ucap Zainal.

Saat ini pria yang senang memelihara burung hias ini menjelaskan saat inimerasa beruntung, karena produk kacang goyangnya bisa dibeli di gerai Alfamart di Bolaang Mongondow (Bolmong) Raya.

Awal mulai bergabung produknya di Alamart, pada saat minimarket tersebut hadir di Kotamobagu pada 2017 lalu, yaitu sekitar 9 gerai.

Pada saat itu, dari pihak Alfamart menyarankan untuk memperbaiki packing, agar semakin menarik konsumen.

Dia pun kemudian mengikuti saran yang diberikan dengan mengubah packing dari kacang goyang Cap Maleo.

Kemudian, secara perlahan-lahan penjualan produknya semakin meningkat di Alfamart, karena pelanggan mulai mengetahui produknya saat ini tersedia di jaringan minimarket nasional tersebut.

Setelah dapat memenuhi di 9 gerai, penjualan produknya terus meningkat, hingga saat ini berada di 57 gerai Alfamart di Bolmong Raya.

“Saya harap kacang goyang cap maleo bisa mengisi seluruh gerai di Sulawesi Utara dan Gorontalo, bahkan nasional. Karena untuk itu saya siap,” tegas Zainal.

Pihaknya merasa bersyukur hingga saat ini masih bermitra dengan Alfamart, apalagi untuk penjualannya terus meningkat.

“Saya berharap mendapat perhatian dari manajemen Alfamart,” tutur pria yang selalu menjaga adat-istiadat.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara