Nasional

Dukungan Terbelah, Projo Ganjar Pranowo Sebut Ketum Budi Arie Berkhianat

Dukungan Terbelah, Projo Ganjar Pranowo Sebut Ketum Budi Arie Berkhianat
Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi saat menyerahkan jaket krem kepada Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Sabtu (14/10/2023). Foto: Suara.com

BeritaManado.com — Polemik tubuh relawan Pro Jokowi alias Projo sepertinya memanas dengan dukungan terbelah.

Diketahui, Projo menjadi dua kelompok yakni yang mendukung Ganjar Pranowo dan mendeklarasikan Prabowo Subianto.

Ketua Umum Projo Ganjar Haposan Situmorang menjelaskan organisasi relawan yang dipimpinnya tak pernah berkhianat karena tidak ikut mendukung Prabowo Subianto.

“Jadi Budi Arie (Ketum DPP Projo) yang mengkhianati mukadimah itu (kesepakatan Projo sebagai afiliasi PDIP), itu harus diingat. Saya ada bukti itu,” kata Haposan usai menghadiri deklarasi Ganjar Pranowo di Jakarta, melansir Suara.com jaringan BeritaManado.com, Minggu (15/10/2023).

Haposan mengatakan bahwa relawan Projo didirikan oleh orang-orang PDIP untuk mendukung dan memenangkan capres yang diusung partai tersebut dalam kontestasi Pilpres.

“Projo ini didirikan oleh orang-orang PDIP dan ada mukadimah mereka ini, bahwa Projo ini adalah afiliasi dari pada tim PDIP,” ungkapnya.

Haposan juga menegaskan Projo Ganjar bukanlah relawan siluman seperti informasi yang beredar di media sosial dan kabar di sejumlah media massa.

Menurut dia, Projo Ganjar secara resmi dan dinyatakan sah sebagai relawan pendukung bakal capres Ganjar Pranowo sejak 13 September 2023.

Surat dukungan juga telah dikirimkan ke Rumah Aspirasi dan Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP) PDI Perjuangan.

Haposan menyatakan jika Projo Ganjar menggandeng puluhan juta relawan dari seluruh Indonesia, dan sudah ada sebanyak 150 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) baru yang bergabung untuk memenangkan Ganjar.

“Sekarang ini baru sebulan kami sudah ada 150 DPC yang baru (bergabung ke Projo Ganjar),” jelasnya.

Lebih lanjut Haposan menjelaskan bahwa Projo Ganjar juga telah berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo untuk melakukan koordinasi maupun audiensi, mengingat Projo tak lepas dari relawan yang sebelumnya hadir karena Jokowi.

“Kami sudah kirim surat permohonan audiensi kepada Pak Jokowi pada dua hari yang lalu, belum ada jawaban. Pak Jokowi mungkin masih melihat jadwal kapan akan menerima pertemuan dengan Projo Ganjar,” tegas dia.

(Alfrits Semen)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara