Kota Manado

Duduki DPRD Kota Manado, Ini Tuntutan KBPO

KBPO membawa papan bertuliskan Go-Jek di larang Masuk lengkap dengan simbol pemukulan di samping kanan bawah
KBPO membawa papan bertuliskan Go-Jek di larang Masuk lengkap dengan simbol pemukulan di samping kanan bawah

Manado – Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) kota Manado menerima aksi unjuk rasa dari Keluarga Besar Persatuan Ojek (KBPO), dengan tuntutan segera menghentikan Go-jek Online beroperasi, Senin (10/04/2017).

Dalam orasinya, Ketua Harian KBPO Joko Satrio mewakili para ojek konvesional menuntut DPRD Manado agar segera menghentikan Go-Jek online yang sekarang ini masih beroperasi di Manado.

“DPRD Manado dan dinas terkait agar tidak memberikan izin beroperasi Go-Jek online. DPRD Manado juga segera memanggil hearing pihak management transportasi Go-Jek online untuk duduk bersama dengan KBPO di dewan kota ini,” tegas Joko Satrio.

Lanjutnya, akibat hadirnya Go-Jek online di kota manado telah membuat kurangnya pendapatan dari para ojek konvesional yang menimbulkan dampak kesenjangan sosial kepada KBPO dengan anggota yang mencapai puluhan ribu.

“Dimana keberadaan transportasi Go-Jek online telah mengurangi penghasilan ojek konvesional 75 persen dari penghasilan sebelum Go-Jek masuk di Manado,” terangnya.

Para anggota KBPO pun memastikan, apabila aspirasinya tidak diindahkan, mereka akan kembali dengan massa yang lebih banyak termasuk membawa istri dan anak masing-masing. (anestumengkol)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara