Kota Kotamobagu

Diseminasi Kasus Stunting Kotamobagu, Prevalensi Naik 2,7%

Diseminasi Kasus Stunting Kotamobagu, Prevalensi Naik 2,7%
Sofyan Mokoginta

Kotamobagu, BeritaManado.com – Dalam rangka mendukung prioritas nasional terhadap percepatan penanganan stunting di Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu gelar Diseminasi Hasil Kajian Kasus Stunting, Jumat (4/11/2022).

Kegiatan tang dilaksanakan di ruang meeting Sutan Raja Kotamobagu tersebut, dibuka Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta.

Dalam sambutanya, Sofyan meminta kepada semua jajaran Pemkot Kotamobagu untuk menciptakan terobosan untuk menekan angka kasus stunting pada anak.

“Untuk percepatan penanganan stunting oleh Pimpinan diperintahkan untuk mencari terobosan dalam penanganan kasus stunting yang lebih efektif dan efisien,” pinta Sofyan.

Lebih lanjut Sofyan mengimbau agar tiap perangkat daerah bertanggungjawab terhadap satu desa atau kelurahan yang terdapat kasus tersebut.

“Tiap perangkat harus memantau dan mendampingi program ini agar berjalan dengan baik di desa maupun di kelurahan dengan melakukan pemberian makanan tambahan dan Vitamin selama 90 hari berturut tanpa putus,” ucap Sofyan.

Dibandingkan tahun lalu kata Sofyan, hingga akhir Oktober 2022 program pengukuran balita di seluruh wilayah Kotamobagu telah menyentuh 99,9 persen atau 7.020 dari 7.026 sasaran dengan hasil prevalensi 2,7 persen atau 188 balita.

“Hasil evaluasi 2 minggu lalu, angka stunting di Kotamobagu sudah mencapai 307 anak. Setelah melakukan pengukuran kembali secara baik dan benar menggunakan alat ukur terstandar, hasilnya angka stunting anak di kotamobagu sebenarnya adalah 108 anak,” katanya.

(DellyMamonto)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara