
Manado, BeritaManado.com – Dirut RSUP Prof Kandou, Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD, meminta masyarakat mewaspadai penyebaran Hepatitis Akut.
“Setelah kasus pertama di Inggris kemudian pertambahan kasusnya sangat cepat dalam rentan waktu 1 sampai 2 minggu, dari 1 kasus menjadi 111 kasus lalu merebak ke Uni Eropa, Amerika dan Israel, sehingga WHO memberikan ‘notification’ maka Indonesia harus menyiapkan diri menghadapi kasus ini,” kata Jimmy Penelewen saat di Aula Makodam XIII/Merdeka, Rabu (11/5/2022).
Di Indonesia sendiri, ungkap Jimmy, sudah ada kasusnya.
“Di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo 3 pasien sudah terdeteksi,” ujar Jimmy.
Sementara untuk di Manado, kata Jimmy, belum ada pasien yang terdeteksi.
“Tetapi kami sudah menyiapkan tim agar jika kasus ini muncul kita siap,” ucapnya.
Untuk mencegah penyebaran Hepatitis Akut ini, Jimmy menyampaikan imbauan kepada masyarakat.
“Terutama menjaga kesehatan dan secara umum pertama cuci tangan, seleksi apa yang kita makan karena ini belum pasti tapi ada hubungannya dengan saluran pencernaan kita,” imbaunya.
Jika ada gejala, Jimmy meminta masyarakat segera hubungi dokter atau fasilitas kesehatan.
“Gejala-gejalanya diare, mual, muntah kemudian kuning disertai dengan deman cepat datang ke dokter jangan sampai terlambat karena kalau terlambat sangat sulit diatasi,” tandasnya.
(BennyManoppo)
