
TOMOHON, beritamanado.com – Sistem Pelayanan Perijinan Terpadu (SIPPADU) Kabupaten Sidoarjo patut diacungi jempol. Pasalnya, kabupaten di Jawa Timur ini menjadi salah satu best practice (praktek terbaik) yang dapat dijadikan rujukan oleh daerah lain dalam hal peningkatan pelayanan pemerintahan.
Seperti yang dilakukan dua provinsi dan 26 kabupaten/kota termasuk Kota Tomohon saat melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama Pelayanan Perijinan Terpadu Berbasis Elektronik Pemkab Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo yang di fasilitasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (08/11/2016).
Wakil Ketua KPK Saud Situmorang mengatakan yang dilakukan ini untuk membangun peradaban baru Indonesia melalui inovasi-inovasi seperti ini yang dibuat untuk mencegah korupsi. Pencegahan korupsi dibutuhkan kerja sama semua pihak. Koordinasi, supervisi dan pencegahan yang ada di KPK lebih penting dimana di KPK sendiri hanya satu bidang penindakan.
Saud ?meminta kepada kepala daerah untuk tidak ragu-ragu dalam membuat inovasi yang dibutuhkan untuk efisiensi dalam pelayanan publik. “Di era teknologi saat ini, saya berharap pemerintah daerah dapat menyesuaikan dalam memberikan pelayanan publik. Dengan teknologi elektronik akan mewujudkan efisiensi dan efektivitas yang dapat membangun peradaban baru Indonesia,” paparnya.
Sementara itu, Walikota Tomohon Jimmy Eman SE Ak dengan penandatangan ini Pemkot Tomohon dapat leluasa mengadopsi aplikasi ini. “Artinya, KPK akan menjadi mitra Pemkot Tomohon dalam penerapan terobosan baru dan lompatan-lompatan yang penting bersama tindakan spektakuler. Apresiasi yang tinggi atas dukungan penuh dari KPK RI karena proses pembangunan kemasyarakatan dan pemerintahan hingga pengelolaan keuangan di Kota Tomohon harus sesuai dengan kaidah dan aturan yang berlaku,” ujar Eman, kepala daerah pertama di Sulut yang melakukan penandatanganan MoU ini.
“Oleh karena itu komitmen bersama jajaran pemerintah dengan dukungan masyarakat Kota Tomohon sangat penting bagi ke majuan dan kesejahteraan masyarakatnya. Oleh sebab itu pemerintah berusaha mengadopsi penerapan aplikasi dua daerah ini dimana pada Tahun 2017 nanti kita akan menjadikan tahun pelayanan prima bagi masyarakat. Selain pembenahan infrastruktur kami juga berupaya mendapatkan formulasi terbaik dalam penjabaran, perencanaan dan penganggaran yang baik. Terima kasih atas motivasi dan kepercayaan yang diberikan KPK, Ini merupakan penghargaan bagi kami,” terangnya didampingi Kabag Humas dan Protokol Fransiskus Lantang SSTP. (ReckyPelealu)
