Kota Manado

Denny Tewu: Klub Sepakbola Sulut Perlu dikelola Profesional

Denny Tewu: Klub Sepakbola Sulut Perlu dikelola Profesional
Dr ML Denny Tewu SE MM

 

Manado – ML Denny Tewu, calon DPD RI 2019-2024 dapil Sulut berpandangan, persepakbolaan Sulut seharusnya memiliki prospek yang baik, karena masyarakat Sulut juga termasuk pencinta sepak bola. Sayangnya belum ada lagi klub sepakbola di Sulut yang menjadi kebanggaan seperti waktu-waktu yang lalu.

Pandangan Denny ini setelah melihat bahwa untuk pertama kalinya sejak 2001, Persija Jakarta menjuarai kompetisi sepakbola Indonesia, Liga 1, awal Desember lalu.

“Persma pernah masuk di divisi 1 dalam dunia persepakbolaan profesional di Indonesia, bahkan ada beberapa club seperti Persmin dan Persibom, dan hampir semua kabupaten kota di Sulut masing-masing memiliki club sepak bola. Hanya pasca APBD dilarang digunakan untuk mensponsori klub-klub sepakbola, sehingga akhirnya dunia persepakbolaan di Sulut terlihat menjadi lesu,” tukas bapak tiga anak ini, Rabu (19/12/2018).

Harus diakui, lanjut Denny, bahwa mengelola klub bola saat ini perlu dilakukan secara profesional, karena baik pelatih maupun pemain harus diperlakukan sebagai profesional, dan penonton pun menginginkan tontonan yang dikelola secara profesional. Sehingga semua itu bagian dari mata rantai yang tak terpisahkan. Untuk itu klub sepakbola di Sulut perlu memiliki bisnis plan yang baik untuk bisa melibatkan pihak-pihak pebisnis sepakbola yang bisa mengintegrasikan antara bisnis properti, pariwisata, brand name perusahaan dan dunia persepakbolaan yang profesional.

“Sponsor akan tertarik apabila mensponsori klub sepak bola yang sudah punya nama, sehingga penonton maupun peliputannya bisa meluas, untuk itu tahap awal adalah pengelolaan secara profesional agar mencapai target dan pihak sponsor akan mencari klub yang sudah berprestasi,” ujar Doktor Manajemen Bisnis Akuntansi ini pula.

Denny melihat, Pemda perlu menjadi pendorong untuk menemukan pebisnis sepakbola yang paham untuk mengembangkannya, dan memberikan insentif yang wajar sehingga memungkinkan terjadinya iklim win-win solution baik jangka pendek, menengah hingga panjang.

“Terus juga dijaga adanya agenda pertandingan-pertandingan antar sekolah, antar klub, antar daerah dan sebagainya. Kecintaan masyarakat atas sepakbola tetap harus dijaga dan dikembangkan melalui agenda pertandingan secara rutin, dengan hadiah-hadiah yang menarik,” imbau mantan Ketua Umum PDS ini menambahkan.

 

(***/PaulMoningka)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara