
Penulis: JenlyWenur | Manado
RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado kembali mempertegas posisinya sebagai pusat rujukan kesehatan di Indonesia Timur.
Melalui tim Ilmu Kesehatan Mata, rumah sakit ini berpartisipasi aktif dalam ajang bergengsi Regional V Integrated Eye Workshop and Symposium (REVIEWS) 3 yang digelar di Hotel Lombok Raya, Mataram, 10–11 April 2026.
Forum ilmiah berskala nasional ini menjadi titik temu para pakar oftalmologi untuk membedah inovasi terbaru serta memperkuat kolaborasi layanan kesehatan mata di wilayah Indonesia Timur, khususnya Nusa Tenggara Barat.
Paparan Inovasi dan Terapi Terkini
Delegasi RSUP Kandou tidak sekadar hadir, namun turut mengambil peran sentral sebagai pembicara dalam berbagai sesi krusial.

Tiga dokter spesialis mata RSUP Kandou membagikan perspektif mendalam mengenai penanganan kasus-kasus mata yang kompleks:
• Terapi Retinopati Diabetik: Dr. dr. Ade John Nursalim, MM, MARS, Sp.M, ChM, FICS membawakan topik “Latest Anti-VEGF Therapy for Diabetic Retinopathy,” yang menyoroti perkembangan terkini terapi anti-VEGF sebagai pilar utama dalam penatalaksanaan retinopati diabetik, termasuk inovasi dalam efektivitas, durasi kerja obat, serta pendekatan individualisasi terapi.
• Penanganan Selulitis Orbita: dr. Freili Ferani Akay, Sp.M turut menyampaikan materi berjudul “Current Perspective on Orbital Cellulitis,” yang membahas pendekatan diagnosis dan tata laksana terkini pada kasus selulitis orbita, kondisi infeksi serius yang memerlukan penanganan cepat dan tepat untuk mencegah komplikasi berat.
• Teknologi Diagnosis Glaukoma: dr. Franky Richard Kasih, Sp.M berkontribusi dalam sesi Instructional Course 1 dengan topik “OCT and Perimetry for Glaucoma Cases,” yang berfokus pada pemanfaatan teknologi Optical Coherence Tomography (OCT) dan pemeriksaan lapang pandang dalam diagnosis serta monitoring pasien glaukoma.
Komitmen untuk Indonesia Timur
Kehadiran para pakar ini mencerminkan komitmen RSUP Kandou dalam mendukung transformasi kesehatan nasional.
Dengan membawa pulang ilmu dan jejaring baru dari REVIEWS 3, institusi ini optimistis untuk terus meningkatkan standar pelayanan mata yang lebih berdaya saing.
Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat kompetensi internal, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat di Sulawesi Utara dan sekitarnya melalui layanan medis berbasis bukti dan teknologi terkini.
