Berita Utama

Deklarasi Damai Jelang Pemilukada dan Konvoi

Deklarasi Damai Jelang Pemilukada dan Konvoi
Elly Engelbert Lasut (E2L) di Konvoi Deklarasi Damai (Foto Beritamanado)

Manado — Setelah tiap KPU kabupeten/kota yang akan menggelar Pemilukada menetapkan pasangan calon yang akan memperebutkan suara tanggal 3 Agustus nanti, Kamis (15/7) kemarin, KPU Sulut bekerjasama dengan Polda Sulut menggelar acara Deklarasi Damai yang dihadiri oleh tiap pasangan calon.

Dimana tiap pasangan calon entah itu cagub dan cawagub ataupun cabup dan cawabup maupun cawali dan cawawali berkumpul di lapangan Basket Mega Mas untuk mengikuti deklarasi tersebut yang dibertema Torang Samua Basudara.

Menurut salah satu anggota KPU Sulut Karyanto Martam, tujuan menggelar acara deklarasi damai tersebut tak lain untuk mewujudkan Pilkada Sulut yang bersih, aman, dan damai.

“Jadi tiap pasangan calon serta pendukungnya memberikan komitmen untuk mensukseskan Pilkada Sulut bersih,aman,dan damai lewat acara deklarasi ini karena setelah ini kita sudah masuk dalam tahapan kampanye,” kata Martham.

Tak hanya pemberian komitmen, namun para pasangan calon ini melakukan konvoi kendaraan bersama para pendukungnya mengelilingi Kota Manado. Dimana konvoi pertama diawali oleh pasangan cagub yang berakhir di lapangan Sario Manado. Namun sayang pasangan cawali dan cawawali dari Kota Tomohon tidak nampak dalam acara deklarasi tersebut, sedangkan pasangan calon lain yang paling jauh seperti Bolmong ikut serta dalam acara ini.

Sementara itu, Frederik Gerard Worang (Dosen Unsrat, sedang mengikuti program S3 di Murdoch University, Australia) kepada BeritaManado menyatakan bila deklarasi damai sekaligus konvoi kendaraan para calon dan pendukungnya hanya membuat jalanan macet dan menghabiskan dana percuma.

“Terlalu banyak acara. Kampanye memang harus damai, yang tidak damai itu di kubu-kubu calon bukan masyarakat,” ungkap Gerdi. Lebih lanjut Gerdi menjelaskan bila acara tersebut sebaiknya hanya bagi para calon.

“Rakyat cuma merasakan jalanan macet dan dana terkuras buat hal-hal yang tidak penting, ini kan hanya kepentingan dorang tu ba calon dengan KPU,” pungkas Gerdi.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara