
Kawangkoan, BeritaManado.com — Ada cara unik yang tersaji di kompleks Tugu Pers Mendur Kawangkoan, Selasa (9/2/2021) sore sekitar pukul 16.30 WITA yang melibatkan wartawan senior dan junior serta pemerhati sejarah dalam memaknai Hari pers Nasional tahuun 2021 ini.
Beberapa jam sebelumnya, dari bincang-bincang ringan di Rumah Kopi Gembira Kawangkoan, secara spontan muncul ide untuk berkunjung ke Tugu Pers Mendur.
Di Tugu Pers Mendur Kawangkoan dilakukan peletakan X Banner ucapan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2021 tepat di depan Tugu Alex Mendur dan Frans Mendur.
Seetelah foto bersama, secara spontan muncul juga ide untuk melakukan diskusi ringan seputar Hari Pers Nasional ditemani suguhan secangkir kopi.
Ram Makagiansar Lapian, wartawan senior yang juga sebagai Hukum Tua Kolongan Atas Kecamatan Sonder menuturkan bahwa pekerja pers zaman dahulu masih bermodalkan kertas dan alat tulis serta kamera yang tidak secanggih sekarang.
“Saat ini teknologi pendukung yang dapat menunjang pekerjaan di bidnag jurnalistik sudah sangat maju dan semakin memudahkan. Kalau hendak merekam sebuah wawancara saat ini, seorang wartawan cukup membuka aplikasi di HP Android. Soal mengabadikan momen, itu bisa dilakukan melalui kamera HP maupun DLSR yang bisa di zoom jarak dekat dan jauh,” ungkapnya.
Disinggung mengenai dua tokoh di bidang foto jurnalistik Alex Mendur dan Frans Mendur, Hukum Tua Ram sapaan akrabnya menuturkan bahwa apa yang dilakukan dua kakak beradik itu sungguh sangat luar biasa, meski berada di bawah bayang-bayang intimidasi tantara Jepang.
Hal senada juga diungkapkan Lucky Kasenda, Hukum Tua Desa Kanonang Satu sekaligus juga pemerhati sejarah, bahwa apa yang dilakukan Alex dan Frans Mendur tergolong heroik.
“Upaya mereka untuk menabadikan momentum bersejarah seperti pembacaan teks Proklamasi kememrdekaan Indonesia dan pengibaran bendera merah putih dibayangi rasa khawatir, karena lengah sedikit bisa ditangkap tantara Jepang.
Ditambahkannya, hasil jepretan kamera Alex dan Fans Mendur tersebut adalah bukti sejarah totalitas seorang jurnalis foto dalam menjalankan tugasnya sebagai pemberi informasi kepada banyak orang.
Di akhir diskusi, munculah gagasan untuk mendukung Alex Mendur dan Frans Mendur untuk ditetapkan pemerintah sebagai Pahlawan Nasional di tahun 2021 ini.
“Dalam kapasitas sebagai warga Minahasa, kami sangat bangga dengan dedikasi Alex dan Frans Mendur yang tetap setia pada profesi jurnalis foto hingga akhir hidupnya, dimana sebagian besar hasil karya foto jurnalistiknya bertemakan perjuangan. Maka dari itu, kami mendukung upaya agar mereka ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional,” ungkap keduanya.
Semetnara itu, Piere Mendur, salah satu cucu dari Alex Mendur mengucapkan terima kasih atas kedatangan wartawan senior dan junior serta pemerhati sejarah di Tugu Pers Mendur tersebut.
“Sebagai anggota keluarga Alex dan Frans Mendur, saya pribadi mengucapkan terima kasih karena sudah menunjukkan kepedulian terhadap karya-karya kakeknya itu. Semoga kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut demi eksistensi karya-karya jurnalistik dari Aelx dan Frans Mendur ini, sehingga boleh menjadi sarana edukasi bagi generasi muda,” harapnya.
Kegiatan spontan itu juga turut disponsori oleh Bank SulutGo Kawangkoan, Camat Kawangkoan UTara, Camat Kawangkoan dan Camat Kawangkoan Barat.
(Frangki Wullur)
