
Semarang, BeritaManado.com — Sukses di tanah rantau dengan profesi sebagai pengusaha kuliner khas Manado di Semarang, itulah yang dialami Cindy Mantiri, warga Tomohon, Sulawesi Utara.
Ditemui di stand jajanan Nasi Campur Manado Kawasan Pacinan Semarang, Minggu (22/9/2019) malam, Cindy mengaku sudah sejak tahun 2012 lalu berada di Semarang bertepatan waktu kuliah dulu.
“Menu yang dijual adalah Nasi Campur dengan berbagai pilihan ikan dan sayur khas Manado. Kami buka hanya hari Sabtu dan Minggu saja dan pembelinya lumayan banyak,” kata Cundy.
Dalam menjalankan usahanya itu, Cindy dibantu dua rekannya yang begitu ramah melayani pembeli yang datang stand kulinernya.
“Kalau soal pendapatan dari hasil usaha kuliner khas Manado ini cukup untuk hidup sehari-sehari di Kota Semarang,” ungkapnya.
Cindy sendiri mengaku kalau ayahnya berasal dari Kelurahan Kamasi, Kota Tomohon dan ibu dari Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan.
Suasana di Kawasan Kuliner Pecinan Semarang itu sendiri punya kemiripan dengan “Koenya-Koenya Manado Street Food” yang ada di kawasan Kampung China Kelurahan Pinaesaan. (Frangki Wullur)
