Berita Utama

Cegah Dampak Bencana Kebakaran, Desa Bisa Bangun Instalasi Hydrant Secara Mandiri

Cegah Dampak Bencana Kebakaran, Desa Bisa Bangun Instalasi Hydrant Secara Mandiri

Ilustrasi Instalasi Hydrant Desa

Penulis: Frangki Wullur | Tondano

Keberadaan armada pemadam kebakaran di Kabupaten Minahasa selama ini terbukti sangat membantu masyarakat dalam menangani peristiwa kebakaran.

ADVERTISEMENT

Namun, upaya penanggulangan tidak cukup hanya mengandalkan respons saat kejadian, melainkan juga membutuhkan langkah mitigasi yang mampu meminimalisir risiko sejak dini.

Salah satu terobosan yang dinilai layak dipertimbangkan adalah pembangunan instalasi hydrant secara mandiri di desa-desa, khususnya yang berada di sekitar aliran sungai.

Sistem tersebut dapat memanfaatkan sumber air sungai yang dialirkan melalui jaringan pipa menuju sejumlah titik strategis di desa sehingga dapat segera digunakan saat terjadi kebakaran.

Gagasan tersebut mendapat tanggapan positif dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa, Sandro Mogot.

“Ini ide yang bagus. Namun untuk pembangunannya tentu perlu berkoordinasi dengan instansi terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum. Akan tetapi desa juga bisa melakukannya secara mandiri,” ujar Sandro kepada BeritaManado.com.

Menurutnya, penyediaan instalasi hydrant desa dapat menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana kebakaran, terutama di wilayah yang jauh dari pos pemadam kebakaran atau memiliki akses yang cukup sulit dijangkau armada.

Ia menambahkan, keberadaan sumber air yang siap digunakan akan mempercepat penanganan awal oleh masyarakat sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.

Dengan demikian, potensi meluasnya kobaran api dapat ditekan sehingga kerugian yang ditimbulkan bisa diminimalisir.

Sandro Mogot sendiri berharap gagasan tersebut dapat dikaji lebih lanjut oleh pemerintah daerah bersama instansi teknis terkait.

Jika dinilai layak, pembangunan instalasi hydrant desa dapat menjadi salah satu program strategis dalam memperkuat sistem mitigasi bencana sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman kebakaran.