
Bitung, BeritaManado.com – Hal diluar dugaan dilakukan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono saat prosesi peresmian Jembatan Merah di Kelurahan Menembo-nembo Kecamatan Matuari, Rabu (18/1/2023).
Jembatan Merah adalah jembatan gantung penghubung Kelurahan Manembo-nembo dengan Kelurahan Girian Bawah sepanjang 48 x 1,8 meter, membelah DAS Kuala Girian.
Di momen pengguntingan pita, Basuki didampingi Wakil Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, malah mendaulat Camat Matuari, Amelia Ngantung untuk menggantikan dirinya melakukan prosesi itu.
Sontak saja momen itu membuat kaget sejumlah pejabat yang hadir. Namun, dengan gaya santai, Basuki tetap mempersilakan dan memberikan aba-aba kepada Amelia untuk melakukan pengguntingan pita mewakili dirinya.
Usai diresmikan, Basuki menitipkan pesan kepada masyarakat Kota Bitung, terutama warga yang ada di sekitar Jabatan Merah agar merawat fasilitas publik itu agar awet digunakan.
Ia juga meminta agar jembatan digunakan sebaik-baiknya dan dijaga agar bisa bermanfaat untuk akses warga ke pasar ataupun aktivitas lainnya
“Silahkan digunakan sebaik-baiknya untuk akses perekonomian maupun pendidikan, dijaga dan dirawat,” kata Basuki.
Dengan diresmikannya Jembatan Merah itu, Wakil Wali Kota atas nama masyarakat Kota Bitung menyampaikan terima kasih telah membangun fasilitas yang dari dulu diinginkan masyarakat.
“Jembatan ini jelas manfaatkan dirasakan langsung oleh masyarakat, karena makin memudahkan untuk beraktivitas sehari-hari,” kata Hengky.
Hadir juga dalam peresmian Jembatan Merah itu, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan, Endra S Atmawidjaja, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Utara, Hendro Satrio Muhammad Kamaludin serta sejumlah pejabat Pemprov Sulut dan Pemkot Bitung.
(***/abinenobm)
