Berita Utama

Bukan Kaleng-kaleng, Empat Tokoh Nasional Penantang Berat Steven Kandouw Menurut Direktur P3S

Kemudian Jan Samuel Maringka. Mengangkat jargon Jadikan Sulut Maju (JSM), jadi senjata andalan sosok idola kawanua di Jakarta dan beberapa kota di Pulau Jawa ini.

Jan Maringka punya pengalaman penegakkan hukum bukan kaleng-kaleng sebagai mantan Kajati Sulsel/Sulbar, dilengkapi konsep dan pemikiran memajukan Sulut.

“Apalagi Jan Maringka menjadi orang pertama Sulut yang duduk sebagai Jaksa Agung Muda (Jamintel), kalau di kepolisian setara bintang 3,” jelas Jerry.

Terakhir, mantan Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen Wanti Mamahit, patut diperhitungkan karena cukup akrab dengan capres terpilih, Prabowo Subianto.

“Terlihat di kampanye Prabowo di Langowan, Wanti Mamahit sempat mendampingi, selain ada Jenderal (Purn) Wiranto sampai mantan menteri Theo Sambuaga. Wanti pun tercatat sempat masuk Timses Prabowo-Gibran,” kata Jerry.

Jerry menyebutkan tokoh-tokoh nasional punya kepedulian membangun Sulut untuk menjadi terdepan di Indonesia, bahkan di kawasan Asia Pasifik.

“Sulut sangat dikenal lantaran sempat melahirkan sejumlah tokoh nasional baik itu teknokrat, diplomat, birokrat sampai ekonom, seperti AA Maramis, Dr GSSJ Sam Ratulangi Gubernur Sulawesi pertama, diplomat ulung LN Palar, Arnold Mononutu, Wolter Monginsidi.

“Bukan hanya itu, di kabinet Soekarno ada sekitar 10 menteri asal kawanua. Dengan hadirnya tokoh-tokoh nasional ini akan menjadi magnet politik tersendiri dan akan membuat pertarungan semakin kompetitif,” tutur Jerry Massie. (***/Jrp)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara