
Manado – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Manado menggelar Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat, Rabu (26/9/2018) di ruang Tolu Kantor Wali Kota Manado.
Kegiatan tersebut dibuka langsung Wali Kota Manado, Vicky Lumentut melalui Asisten I Pemerintah Kota Manado, Mickler Lakat yang tampil juga sebagai pemateri bersama Kepala BNN Kota Manado AKBP Elliasar Supacoly dan turut dihadiri OKP dan ormas se-Kota Manado.
Sebagaimana yang dikatakan, Asisten I Pemerintah Kota Manado, Mickler Lakat bahwa Kota Manado pengguna narkoba zat adiktif terbesar ada pada lem heabon dan minuman keras.
AKBP Elliasar Supacoly menanggapi pernyataan itu, mengatakan bahwa BNN Kota Manado sudah menggeluarkan surat edaran ke toko-toko bangunan untuk tidak menjual lem heabon kepada anak-anak. Termasuk pada orang dewasa yang mencurigakan.
“Kita juga berharap Pemkot turut membantu dengan membuat surat edaran di toko bangunan agar tidak juga menjual ke anak-anak. Apalagi kalau kedapatan, pemerintah dalam surat bisa menekan untuk mencabut surat izin toko tersebut mengingat waktu lalu saya pernah temukan 72 siswa menggunakan lem heabon,” kata Elliasar Supacoly.
Diakhir acara, Kepala BNN Kota Manado AKBP Elliasar Supacoly bersama Asisten I Pemerintah Kota Manado, Mickler Lakat dan OKP dan ormas yang hadir mendeklarasikan dukungan Anti Narkoba di Kota Manado.
(Anes Tumengkol)
