Richard Polii
22 September 2011, 03:05 WIB
Diperbarui: 22 September 2011, 07:00 WIB
Pemilihan Nyong dan Noni Sulut (Foto Beritamanado)Gubernur Sulut DR. SH Sarundajang Beserta Ibu dan Putri Indonesia (Foto Beritamanado)(Foto Beritamanado)
Manado – Grand Final Pemilihan Nyong dan Noni Sulut Tahun 2011 yang berlangsung di Sutanraja Hotel (jrp)
2 tanggapan untuk “BERITA FOTO: Pemilihan Nyong dan Noni Sulut 2011”
tidak ada hasil pemilihan yang yg bisa memuaskan semua pihak.tetapi dgn komposisi juri yg seperti itu lebih baik qta apresiasi hasilnya…kalau ada bukti segala yg anda tulis, tidak usah sembunyikan…sekarang adalah masa dimana kebebasan bicara diperbolehkan tapi tentunya dengan alat bukti dan sportifitas utk bertanggung jawab….mungkin itu maksud anda generasi yg tidak apatis…
Acaranya sukses, tapi tidak dengan hasil penilaian tim juri, nuansa ketimuran masih kentara mulai dari intervensi politik dan penggunaan kekuatan uang sangat mempengaruhi keputusan juri, alhasil terpilihlah nyong dan noni sulut 2011 yang tidak berkualitas. kalau budaya seperti ini terus berkembang di sulut maka dapat dipastikan pengeroposan mental sampai sikap apatis generasi muda di sulut kian meningkat.satu kalimat saja dapat dikatakan untuk situasi seperti itu “hancurlah sulut jika generasi mudanya memiliki mental bobrok dan apatis dengan lingkungannya”
tidak ada hasil pemilihan yang yg bisa memuaskan semua pihak.tetapi dgn komposisi juri yg seperti itu lebih baik qta apresiasi hasilnya…kalau ada bukti segala yg anda tulis, tidak usah sembunyikan…sekarang adalah masa dimana kebebasan bicara diperbolehkan tapi tentunya dengan alat bukti dan sportifitas utk bertanggung jawab….mungkin itu maksud anda generasi yg tidak apatis…
Acaranya sukses, tapi tidak dengan hasil penilaian tim juri, nuansa ketimuran masih kentara mulai dari intervensi politik dan penggunaan kekuatan uang sangat mempengaruhi keputusan juri, alhasil terpilihlah nyong dan noni sulut 2011 yang tidak berkualitas. kalau budaya seperti ini terus berkembang di sulut maka dapat dipastikan pengeroposan mental sampai sikap apatis generasi muda di sulut kian meningkat.satu kalimat saja dapat dikatakan untuk situasi seperti itu “hancurlah sulut jika generasi mudanya memiliki mental bobrok dan apatis dengan lingkungannya”