
Manado – Keberadaan perumahan-perumahan elit di Sulawesi Utara tak dipungkiri menambah cantik wajah kota Manado dan beberapa daerah lainnya.
Perumahan Citraland di Winangun yang terletak di dua wilayah administrasi yakni kota Manado dan kabupaten Minahasa, salah-satu perumahan yang berkontribusi pada kemajuan daerah.
Namun perumahan ini juga dianggap telah merusak sebagian daerah aliran sungai yang turut berkontribusi pada bencana banjir bandang DAS Sario beberapa waktu lalu.

“Memang benar, sungai yang kita tahu airnya dari desa Kali ini tepat melintasi bagian tengah perumahan Citraland. Badan sungai sudah dipangkas yang tersisa berukuran kecil, apalagi dibagian tepi hanya dibangun fondasi batu menggantikan pohon,” ujar Fiko Rambitan, warga Karombasan, Kamis (20/02) sore, terkait banjir bandang DAS Sario ini beberapa waktu lalu.
Anggota DPRD Sulut Paul Tirayoh mengingatkan pengembang Citraland mematuhi aturan soal penyelamatan lingkungan dengan melakukan penataan daerah aliran sungai.
“Mestinya di bibir sungai disiapkan ruang hijau untuk pohon dan tumbuh-tumbuhan. Sekarang ini selain tidak tersedia lagi ruang untuk pohon, badan sungai juga sudah dipangkas,” tegas Tirayoh. (Jerry)
