Mitra

Belum Ada Tambahan Kasus, Warga Mitra Diimbau Terapkan PHBS

Belum Ada Tambahan Kasus, Warga Mitra Diimbau Terapkan PHBS
Kepala Dinas Kesehatan Mitra dr.Helny Ratuliu.

Ratahan – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Minahasa Tenggara (Mitra) dr.Helny Ratuliu mengatakan, periode Bulan Januari hingga April 2020, sekira 22 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi di Mitra.

Walau begitu, dirinya masih bersyukur karena pada awal Bulan Mei ini belum ada penambahan kasus DBD yang terjadi.

Yang terdata ada 24 kasus, namun dua diantaranya orang luar, jadi Mitra hanya 22 kasus DBD. Hingga saat ini belum ada penambahan kasus,” ungkap Helny Ratuliu, Jumat (16/5/2020).

Lanjut dijelaskannya, untuk Tahun 2020 ini kasus DBD pertama kali dilaporkan pada 5 Januari dan yang terakhir terjadi pada 23 April lalu.

Terkait hal ini kami langsung mengambil tindakan dan bergerak cepat lakukan penyuluhan, serta fogging di titik wilayah yang ditemukan kasus DBD,” pungkas Helny Ratuliu.

Sementara dari data yang ada, beberapa pasien DBD dirawat di RSUP Prof Kandou, RS Kasih Ibu, RS Noongan, di RSU Bethesda, di RS Budi Setia, RS Kalooran, dan di RSUP Ratatotok.

Sementara untuk kasus Malaria, menurutnya, saat ini sudah tidak ada laporan kasus yang terjadi masuk ke pihaknya.

Untuk kasus Malaria hanya yang terjadi di awal Tahun di Wioi raya. Saat ini belum ada laporan lagi,” tukasnya.

Oleh karena itu, di tengah pandemik Virus Corona (COVID-19), masyarakat Mitra juga diminta untuk tetap mewaspadai DBD dan Malaria.

Kuncinya adalah perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Jika lingkungan bersih dan diri kita bersih, serta menjaga daya tahan tubuh maka niscaya kita tidak akan rentan terkena penyakit,” tutupnya.

(***/Jenly Wenur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara