Berita Utama

Baroleh Tegur KNPI Sulut yang ‘Mati Suri’

Baroleh Tegur KNPI Sulut yang 'Mati Suri'
Logo KNPI

MANADO – Belum adanya kegiatan menonjol yang digelar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulut dibawa Ketua KNPI Sulut, Fabian Sarundajang, membuat satu di antara anggota MPI KNPI Sulut, Maartinus Baroleh, angkat bicara.

Baroleh, meminta agar kepengurusan KNPI Sulut saat ini melakukan kegiatan yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

”Kalau KNPI Sulut vakum seperti sekarang ini, tentu akan mendapat penilaian negatif dari masyarakat. Mari tunjukkan bahwa organisasi ini merupakan wadah para pemimpin masa depan Sulut, ”ujar Barol sapaan akrab pria yang lama malang melintang di berbagai organisasi di Sulut.

Mantan Wakil Ketua KNPI Sulut dua periode ini, mengatakan, saat ini KNPI Sulut masih punya waktu untuk berbenah, dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa kepengurusan yang ada sekarang bisa melakukan terobosan-terobosan yang berguna bagi masyarakat.

”Saya usul bikin kegiatan apa saja yang berguna, dan bisa mengangkat citra KNPI di masyarakat, bukan seperti saat ini KNPI kelihatannya seperti mati suri, ”tuturnya. (abm)

4 tanggapan untuk “Baroleh Tegur KNPI Sulut yang ‘Mati Suri’”

  1. FORUM MASYARAKAT INFORMASI INDONESIA.
    { FORMASIS}
    Akta Notaris : 01/14 Nov 2006. NURIATI SH MKn. : Inventarisasi : 602.F/BKB-PM/V/2008 NPWP : Lembaga Anak Indonesia No : 02.848.771.8-125.000 Bank Account : BRI No. 5304-01-000461-50-8

    Tujuan :
    1. Membuka Inform asi Publik ( Dokument Keuangan/Anggaran ) di Kementerian/Lembaga, Dinas dan SKPD di Provinisi-Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia Sesuai UU No 14 taHUN 2008.
    2. Membangun jaringan komunikasi antar aktivist Peduli Pelayanan Publik seluruh Indonesia guna memantau Kinerja Aparatur Pelayan Publik dengan melamporkan semua Malpraktek Pelayanan Masyarakat ke Lembaga-Komisi Negara Seperti : KIP-ORI-KPK-PRESIDEN-MENTERI , KOMNAS dll.
    3. Mendukung Capres-Cawapres RI 2014 yg pro wong cilik.
    4. ( Semaksimalmungkin) meneruskan pengduandan pelaporan dari daerah terpencil seluruh Indonesia seputar persoalan Keadilan masyarakat/Pertanahan/ Perlindungan anak dan Perempuan ke tingkat lembaga/Komisi Negara di Jakarta.

    DIBUKA CABANG-CABANG di seluruh Indonesia>
    Ketentuan :
    • Surat Permohonanan dilampiri KTP /Photo ( Boleh kirim via e-mail)
    • Daftar Riwayat Hidup { DRH} lengkap dengan nomor kontak langsung dari orang-lembaga atau organisasi yg turut disebut-seb ut di dalam penulisan DRH tsb.
    • Mengusulkan minimal 3 orang sebagai calon Wakil Ketua, Sekretaris dan 1 bendahara ( Lampirkan Kopi KTP dan alamat Kontak HP ) .
    • Kontak : FORMASIS Kebayoran Lama Jakbar, DKI JAKARTA : HP : 0852 6144 7221 E-MAIL : [email protected]

    BERSATU UNTUK MERETAS JALAN KE ISTANAN 2014
    SALAM ANAK INDONESIA

  2. KNPI itu kan wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan yang memiliki kader-kader teruji dari tiap ormas kepemudaan. kiapa kong bukang dari antara dorang yang jadi ketua, kong musti tu Fabian Sarundajang yang nintau akang dari OKP mana?. Itu jago-jago dari HMI, GMKI, GMNI, PMII, PMKRI, FKPPI, GP ANSOR, Pemuda Pancasila dll, mana dorang. Kita curiga butul tu borgo da bilang. Itu jago-jago itu terseret derasnya politik uang, akhirnya “melacurkan diri” dengan politik uang itu. yang penting dapa doi, biar kadot-kadot pilih jo. Pada hal ini kader-kader yang ada ba pilih, jao lebe jago dari tu Fabian ——. Ini Fabian apa so dia? selain depe —–?. Biar kita cuma tukang manging somar di pante sindulang, mar kita nyanda pernah dengar ini Fabian pe nama. Atau bekas Ketua ——di masa Orde lama stou.

  3. Ini akibat dari:
    1. Motivasi menjadi ketua, tidak jelas. Cuma sema-mata karena orang tuanya gubernur.
    2. Tidak punya visi, mau dijadikan seperti apa KNPI ke depan.
    3. Para pemilih Vabian waktu itu, juga terjebak dalam poilitik uang (vested interrest).
    4. Dasar Vabian itu kurang memiliki integritas. Wkt mau maju, menjanjikan sejuta harapan tentang KNPI. Setelah terpilih lalu membiarkan.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara