
Manado – Tingginya intensitas curah hujan yang melanda kota Manado sejak Rabu (25/1/2017) kemarin hingga saat ini, mengakibatkan sejumlah lokasi mulai terendam banjir dan mengalami tanah longsor.
Dari informasi yang berhasil dihimpun BeritaManado.com di lapangan hingga siang tadi Kecamatan Singkil, Wanea, Wenang, Paal 2, Tuminting, Mapanget, Tikala dan Sario mulai terkena dampak cuaca ektrim, yang paling parah yaitu Singkil.
Atas kejadian ini, Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, menghimbau warga kota Manado untuk waspada dengan kondisi cuaca sekarang ini, terutama mereka yang tinggal di daerah berpotensi banjir dan tanah longsor, apalagi pukul 6 sore nanti air pasang naik sementara perkiraan cuaca kota Manado masih buruk hingga besok hari.
“Saya mengimbau warga kota Manado untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan yang cukup tinggi terjadi di Manado. Bagi mereka yang tinggal di daerah yang berpotensi banjir dan longsor, di bantaran sungai dan perbukitan agar tetap waspada, bahkan dihimbau mengungsi ke tempat yang aman sementara waktu,” ujar Vicky Lumentut.
Lanjutnya, pemerintah Kota Manado melalui instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kesehatan, Camat dan Lurah telah diinstruksikan untuk turun melakukan tindakan evakuasi serta langkah-langkah antisipatif untuk membantu warga kota.
“Saya sudah instruksikan instansi terkait BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan sampai Camat dan Lurah agar ikut mengambil langkah untuk membantu warga kota yang mengalami musibah dan sesegera mungkin memberi laporan perkembangan terbaru di wilayah masing-masing,” tambahnya.
Selain aparat pemerintah, TNI, POLRI, RAPI, Basarnas, Unit SAR Sulut, Tagana dan sejumlah relawan lainnya terus melakukan upaya pertolongan kepada warga.

(***/srisurya)
