Berita Utama

Astaga, Truk Buang Tanah di Jalan Raya, Pemerintah hanya Biarkan

Jalan aspal berubah menjadi debu aspal di kelurahan Paal Dua (foto beritamanado)
Jalan aspal berubah menjadi debu aspal di kelurahan Paal Dua (foto beritamanado)

Manado – Pengguna jalan di Kota Manado semakin tidak nyaman. Pasalnya, debu yang jatuh dari kendaraan truk pengangkut tanah bertebaran dimana-mana. Bahkan, debu yang mengakibatkan jalan menjadi licin menyebabkan kecelakaan lalulintas.

“Pemerintah harus turun tangan karena selama ini terkesan dibiarkan. Pelaksana proyek perlu dimintakan pertanggungjawaban, sementara pemerintah harus mengeluarkan aturan terkait teknis pengangkutan tanah,” ujar pemerhati kota Victor Golung.

Selain membahayakan pengguna jalan, jelas ketua bidang hubungan masyarakat Brigade Manguni Indonesia (BMI) ini, debu yang bertebaran berakibat polusi udara berpotensi membawa penyakit pernafasan.

“Bayangkan jika kondisi ini terus belanjut tanpa pengawasan atau aturan dari pemerintah, kesehatan masyarakat akan terganggu. Pemerintah jangan membiarkan karena keselamatan dan kesehatan merupakan investasi paling mahal,” tukasnya.

Pantauan beritamanado, proyek galian tanah di Kelurahan Paal Dua, dekat pasar segar dan beberapa proyek galian di jalan lingkar Manado sangat mengganggu aktifitas warga. Bahkan proyek galian di tikungan Kelurahan Paal Dua, Rabu (21/05) pagi, sempat mengakibatkan kecelakaan lalulintas. (jerrypalohoon)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara