Berita Utama

Astaga !!! Ternyata Masyarakat Sering Ditipu Soal Donor Darah Pengganti

pmi manado

 

Manado – Apabila pasien memerlukan donor darah, maka keluarga pasien harus mencari donor pengganti.

Ya, itulah yang dialami sebagian besar masyarakat kita.

Hal tersebut jelas sangat menyusahkan pasien dan keluarga, terlebih apabila transfusi darah harus segera dilaksanakan.

Tapi ternyata, istilah donor pengganti tidak ada dalam kamus Palang Merah Indonesia (PMI).

Dengan kata lain, masyarakat dapat tertipu bila ada pihak rumah sakit yang mengajukan permintaan mencari donor pengganti.

Kepada BeritaManado.com, dr Enrico Rawung, MARS selaku Wakil Ketua PMI Sulut mengatakan, pihak rumah sakit tidak boleh meminta keluarga pasien mencari donor pengganti.

“Jika ada pasien yang membutuhkan, silahkan minta RS bikin permintaan Ke UTD PMI Sulut. Jika UTD rumah sakit kehabisan stok darah dan di UTD PMI tersedia, maka RS wajib membuat permintaan ke UTD PMI. Tidak boleh meminta keluarga mencari donor pengganti karena itu akan menyusahkan pasien dan keluarga,” ujar dr Enrico, Senin (23/5).

PMI Sulut siap mengawal proses ini dilapangan. Mengingat hingga saat ini, masih banyak masyarakat yang dipersulit saat membutuhkan donor darah.

“Jika pihak petugas rumah sakit masih juga memaksa, maka silakan tunjukkan postingan saya di Facebook tentang hal ini. Kalau masih ngotot meminta keluarga mencari donor pengganti, catat namanya dan infokan ke Facebook saya atau sms ke PMI di 0811435079. Kami akan tindaklanjuti laporan anda sesegera mungkin,” tegasnya. (srisurya)

12 tanggapan untuk “Astaga !!! Ternyata Masyarakat Sering Ditipu Soal Donor Darah Pengganti”

  1. ky ny kok g sp segituny ya, menghimbau spy ad yg donor iya, spy PMI pny stok jk ad pasien lain yg membutuhkan (tdk diambil saja tp tdk ditambah), tp rasany klo memaksa spt ny kok agak aneh :-/
    Rp 250.000,- setau sy itu u/mengganti biaya pemrosesan, krn dr plastik darahny saja msh impor & itu mahal, kmdn msh hrs dilakukan b’bagai mcm tes u/memastikan darah donor tsb bebas dr b’bagai mcm virus, kmdn penyimpanan & transportasiny pun tdk sembarangan
    itu smua memakan biaya yg tdk sdkt

  2. bagaimanapun juga istilahnya, donor pengganti di RS sesuai dengan pengalaman saya TIDAK DIBEBANKAN BIAYA, tapi sebaliknya jika dilakukan di PMI DIKENAKAN BIAYA PENGGANTI SEBESAR Rp. 250.000 per kantong,jadi lebih mending keluarga mencari donor pengganti dan lakukan itu di RS.

  3. Bukan RS yg minta.. justru PMI yang yg nyuruh keluarga cari pendonor dgn alasan stok darah habis.. sama saja nyusain keluarga pasien…berkilah?

  4. dulu istri saya mau melahirkan operasi di RS teling disuruh cari donor pengganti di bagian pengambilan darah.saya katakan apa tidak bisa dibeli di PMI di mala2yang.mereka bilang harus bayar sendiri.kami menggunakan Bpjs.apakah darah tidak bisa dicover Bpjs? terpaksa kami mencari donor pengganti walaupun agak sulit mendapatkannya berhubung istri harus melahirkan.

  5. Untuk jadi perhatian PMI Tomohon
    Ingat kejadian 4 bulan yl banyak orang mengalami hal yang sama istilah donor pengganti

  6. Basiiiiii… kenapa baru skarang menggonggong.. kemarin2 angko dan kalian PMI dimana..???? LAMUUU..!!!

  7. Itu khusus rs malalayang dan rs wolter monginsidi teling yg ada bank darah sendiri jd seakan-akan tidak ada hubungan dengan pmi.

  8. Mantap.. Trimss atas infonya dr. Enrico.. Ini berarti tergantung dari pimpinan.. Bersyukur sekarang dipimpin oleh orang2 yg cerdas & berbelas kasih. Semoga ttap terus jadi pimpinan sukses yang memperhatikan masyarakat banyak. Amin

  9. Ternyata….kasihan…smp2 ada pasien yg mninggal krn trlmbat mndptkn trnsfusi darah.pdhl klrga pasien sudah menyiapkan darah pengganti

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara