Kota Manado

Mengapa Andrei Angouw Sampai Mengecek Usia Petugas Kebersihan? Ini Langkahnya Demi Manado Makin Bersih

Andrei Angouw memimpin rapat evaluasi kebersihan bersama jajaran kecamatan di Kantor Wali Kota Manado.
Wali Kota Manado Andrei Angouw didampingi Sekretaris Daerah dr. Steaven Dandel memimpin rapat evaluasi kebersihan bersama jajaran Kecamatan Malalayang dan Kecamatan Mapanget. Pertemuan difokuskan pada penguatan sistem kebersihan melalui pendataan akurat petugas lapangan dan evaluasi mekanisme pengelolaan sampah.

Penulis: Tim Redaksi

MANADO, BeritaManado.com– Di balik upaya menjaga Kota Manado tetap bersih, Wali Kota Andrei Angouw ternyata memberi perhatian hingga ke hal yang sangat rinci.

Dalam evaluasi terbaru, ia tidak hanya membahas penanganan sampah, tetapi juga menelusuri satu per satu data para petugas kebersihan, mulai dari penyapu jalan hingga tim pemeliharaan gorong-gorong.

Bagi Andrei, kota yang bersih tidak cukup hanya mengandalkan armada pengangkut sampah atau jadwal kerja petugas.

Seluruh sistem harus ditopang oleh data yang akurat agar setiap kebijakan benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi pelayanan kepada masyarakat.

Komitmen tersebut kembali terlihat saat Andrei Angouw didampingi Sekretaris Daerah Kota Manado dr. Steaven Dandel, M.Ph memimpin rapat evaluasi lanjutan bersama jajaran Kecamatan Malalayang dan Kecamatan Mapanget.

Hadir dalam pertemuan itu Camat Malalayang Yusuf Kopitoy, SH, MH, Camat Mapanget Deasy Kalalo, SE, M.Si, para kepala seksi kebersihan, serta tim teknis yang menangani pengelolaan kebersihan di kedua kecamatan.

Seperti pada evaluasi sebelumnya, laporan kebersihan dari masing-masing kecamatan dibahas secara mendalam.

Namun kali ini perhatian Wali Kota lebih banyak tertuju kepada para petugas yang setiap hari berada di garis depan menjaga kebersihan Kota Manado.

Andrei meminta penjelasan secara rinci mengenai jumlah penyapu jalan, petugas pemeliharaan gorong-gorong, persebaran personel, usia mereka, hingga luas wilayah kerja yang menjadi tanggung jawab masing-masing.

Pendataan tersebut bukan dilakukan tanpa alasan.

Menurut Andrei, akurasi data menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pelayanan publik yang efektif.

Data yang lengkap memungkinkan pemerintah mengetahui kondisi riil di lapangan, termasuk kecukupan jumlah personel pada setiap wilayah, beban kerja yang dihadapi, hingga berbagai aspek lain yang berkaitan dengan keberadaan para petugas beserta keluarganya.

Dengan demikian, kebijakan yang diambil tidak hanya berdasarkan perkiraan, melainkan berangkat dari kondisi nyata.

Melalui pendekatan berbasis data tersebut, Pemerintah Kota Manado juga dapat mengevaluasi apakah distribusi petugas sudah merata dan apakah mekanisme pelayanan kebersihan berjalan optimal di seluruh wilayah.

Selain membahas sumber daya manusia, rapat turut mengevaluasi alur penanganan sampah mulai dari tingkat lingkungan, kelurahan, hingga kecamatan.

Seluruh tahapan menjadi perhatian agar sistem pengelolaan sampah berjalan lebih efektif, cepat, dan terkoordinasi.

Evaluasi berkala ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Manado memperkuat tata kelola kebersihan secara menyeluruh.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara