Hafizah merasa bersyukur, di tengah pandemi yang mengharuskan aktivitas serba online, PLN hadir memberikan ketersediaan listrik yang andal.
“Karena pandemi semua aktivitas dilakukan secara daring, mulai dari belajar, mengaji, bahkan lomba pun juga online. Saya bersyukur karena PLN tetap menjaga keandalan listrik, belajar pun nyaman dan tetap bisa berprestasi,” ungkap Hafizah.
Aulia Ikhsatunissa, Siswa SD Hafizh Al-Qurbah Parepare Sulawesi Selatan juga merasakan hal yang sama.
“Terima kasih PLN setiap hari kasih nyala lampuku. Jadi setiap hari bisa terus belajar supaya tercapai cita-cita menjadi hafizh Qur’an,” kata Aulia.
Tak hanya itu, stimulus keringanan tagihan listrik dari pemerintah yang disalurkan PLN juga turut membantu pembelajaran daring siswa SMA di Nusa Tenggara Timur. Manfaat ini dirasakan oleh Jason Dali, siswa SMA Kristen Citra Bangsa.
“Selama pandemi kami melakukan pembelajaran online, berkat keringanan biaya listrik, kami dapat belajar lebih giat,” ujar Jason.
PLN pun akan terus berupaya untuk berperan aktif meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan anak-anak Indonesia, baik melalui berbagai program TJSL maupun peran PLN untuk menerangi negeri.
(***)
