
Manado – Kurang lebih dua tahun sudah mikrolet atau angkutan umum dilarang beroperasi dalam lingkungan kampus Universitas Sam Ratulang (Unsrat) Manado demi kondusifitas proses belajar mengajar, dan ternyata hal tersebut dinilai berhasil oleh para mahasiswa. “Terus terang semenjak angkot tak lagi diperbolehkan beroperasi di dalam kampus, kampus semakin kondusif,” papar Herlan, salah satu mahasiswa Fisip.
Tentu hal ini merupakan keberhasilan Prof Dr Donald Rumokoy SH MH dalam memanajemen lingkungan kampus agar atmosfir akademik itu semakin terasa kondusifitasnya. Namun saat ini yang terjadi bukan lagi angkutan umum yang menjadi sumber kebisingan melainkan ojek-ojek yang ada di dalam lingkungan kampus.
“Banyak ojek sekarang yang sering ugal-ugalan dengan knalpot resingnya di dalam lingkungan kampus, dan hal ini tentu sangat mengganggu aktivitas belajar mengajar,” ujar Dolfi, salah satu mahasiswa sembari berharap pihak kampus bisa menertibkan hal ini.
“Kami berharap pihak kampus terutama Pak Rektor untuk bisa melihat hal ini, sebab kami yakin Pak Rektor pasti bisa terbukti dengan kebijakannya yang cukup menguntuingkan kami dengan tidak dioperasikannya mikrolet dalam kampus,” tutup Dolfi.(jkf)

Mahasiswa maar ndak ba pikir sebelum ba komentar. Kiapa ndak suruh rektor jadi tukang ator ojek jo dang….. hehehee….