Minut

Acara Nikah Masal Berujung Maut di Desa Paniki Atas

Paniki – Acara nikah massal berujung maut terjadi di Desa Paniki Atas Kecamatan Talawaan. Ruli Matindas (44) kepala jaga (Pala) lingkungan III, dikeroyok tiga pria mabuk, Senin (25/8/2014).

Matindas (korban) ditikam dan dihantam batu oleh para tersangka. Peristiwa itu terjadi saat sedang diadakan pesta nikah di keluarga Kaawoan-Dapa.

Para tersangka masing-masing OR (20an), LR (30an), keduanya warga Paniki Atas, Jaga I serta VD(16) warga Paniki Bawah Kecamatan Mapanget.

ADVERTISEMENT

Motif pembunuhan sementara di duga korban menegur ketiga tersangka yang ribut di tengah pesta nikah masal. Merasa tidak senang ditegur seorang tersangka langsung menghujam pisau ke arah korban yang saat itu membelakangi tersangka.

Perbuatan itu diikuti oleh tersangka lain yang saat itu memegang batu. Sedangkan tersangka yang satunya bertindak sebagai pengendara sepeda motor. Korbanpun roboh di tempat kejadian. Melihat korban roboh para tersangka langsung melarikan diri.

Polsek Dimembe yang mendapat laporan itu bersama pihak unit buser Polres Minut serta Brimobda Paniki Bawah langsung bergerak cepat mengejar para tersangka.

Kapolsek Dimembe AKP Rustam Antuke mengatakan, para tersangka ditangkap di kompleks pekuburan Desa Maumbi. “Mereka dikepung dan ditangkap oleh anggota gabungan dari Polsek Dimembe, Polres Minut dan Brimobda Sulut. Tidak ada perlawanan berarti saat mereka ditangkap,” kata Antuke.

Kapolres Minut AKBP Djoko Wienartono saat ditemui BeritaManado.Com, membenarkan peristiwa penikaman. “Benar terjadi pembunuhan. Menurut laporan ketiganya telah terpengaruh miras. Korban mendapat dua tikaman di bagian perut dan di dada yang menyebabkan meninggal dunia. Saat ini para tersangka sudah ditangkap, mereka diamankan di Polsek Dimembe. Berita acara pemeriksaan(BAP)nya dibuat di Polsek Dimembe.” jelas Wienartono.

Peristiwa penikaman itu menggemparkan dan menjadi pembicaraan warga Minut, terutama dikalangan aparat desa. Tugas kepala jaga menjadi terasa berat ketika berhadapan dengan warga yang sudah terpengaruh miras.

Kapolres Wienartono pun mengimbau para kepala jaga di Minut untuk berhati-hati saat menjalankan tugas. “Bila perlu bantuan, Polres siap membantu tugas Pala dalam mengamankan warga. Bila situasi tidak terkendali laporkan saja,” imbau Wienartono. (robintanauma)