
Manado, BeritaManado.com – Pemerintah Kota Manado memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh kecamatan, kelurahan, dan lingkungan yang telah mengambil langkah nyata dalam menjaga kebersihan kota dengan membentuk bank sampah di wilayah masing-masing.
Upaya ini dinilai sebagai bentuk kesadaran kolektif masyarakat dalam mewujudkan Manado yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Hingga saat ini, tercatat sudah ada 40 bank sampah yang aktif dan baru terbentuk di berbagai kelurahan di Kota Manado.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado, Pontowuisang Kakauhe, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berinisiatif membentuk bank sampah.
“Pembentukan bank sampah ini adalah langkah konkrit yang sejalan dengan visi Kota Manado untuk mengelola sampah dari sumbernya. Semakin banyak bank sampah yang terbentuk, semakin besar dampaknya bagi kebersihan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kakauhe.
Selain menjadi solusi untuk pengelolaan sampah, bank sampah juga memberikan nilai ekonomi bagi warga.
Sampah anorganik yang biasanya hanya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kini dapat dipilah dan dijual kembali, sehingga membantu menambah pendapatan masyarakat.
Adapun nama-nama bank sampah yang terbentuk;
1. BS. Mandiri Lestari di Kelurahan Paniki Bawah
2. BS. Buha di Kelurahan Buha
3. BS. Go Green di Kelurahan Sumompo
4. BS. Tuminting di Kelurahan Bitungkarangria
5. BS Paradise di Kelurahan Ranotana Weru
6. BS. SDN 76 di Kelurahan Tikala Baru
7. BS. Maju dan Sejahtera di Kelurahan Malalayang Satu
8. BS. Bapelitbang di Kelurahan Tikala Ares
9. BS. tumsAA beRSinar di Kelurangan Tumumpa Satu
10. BS. sAArio beRSinar di Kelurahan Sario
