
Tondano – Youla Lariwa Mantik SH (YLM) dan James Arthur Kojongian ST MM (JAK) akhir-akhir ini mulai jadi perbincangan.
Keduanya bisa menjadi penantang serius bagi Partai Golkar dan PDIP.
Pertemuan keduanya belum lama ini dispekulasikan sebagai upaya penjajakan.
Kedua figur itu digadang-gadangkan bakal maju bersama di Pilkada Minahasa 2018.
Saat dihubungi BeritaManado.com, Jumat (8/9/2017) YLM belum banyak berkomentar.
Lawyer yang sukses berkarir di ibukota negara ini hanya mengungkapkan satu kalimat singkat tapi penuh makna.
“Saya hanya mohon doa restunya saja dari masyarakat Minahasa. Jika Tuhan berkenan, komunikasi politik yang sudah kami lakukan bisa ditindaklanjuti. Mengenai partai apa yang akan digunakan sebagai kendaraan politik, itu masih dalam proses,” katanya.
Tidak jauh berbeda dengan YLM, JAK juga mengatakan bahwa pertemuan yang dilakukan memang belum final, karena baru sebatas penjajakan. Ada saatnya ke tahap yang lebih serius dan itu kemungkinan sudah melibatkan partai politik.
“Seperti apa nanti hasil penjajakan yang dilakukan, itu tergantung sejauh mana tanggapan masyarakat. Disamping itu komunikasi dengan partai politik juga terus dilakukan, karena itu merupakan salah satu syarat untuk maju di Pilkada Minahasa 2018 mendatang,” tutur JAK.
Keduanya pun berharap bakal mendapatkan dukungan dari masyarakat jika memang telah mendapatkan restu dari partai.
Hingga saat ini, peluang yang tersisa bagi YLM dan JAK yaitu menggunakan Partai Demokrat dan Gerindra. (frangkiwullur)
