MITRA, BeritaManado.com – Agenda kerja DPRD Mitra dengan turun langsung ke daerah pemilihan (Dapil) masing-masing guna sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) tentang penyelenggaraan pemerintahan desa dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang jalan menuai sorotan warga.
Di Dapil 3 tepatnya Kecamatan Ratatotok, warga menilai pihak DPRD Mitra tidak serius dengan agenda sosialisasi tersebut.
Menurut tokoh masyarakat setempat Hi Kasim Malolonto, kegiatan sosialisasi di wilayah itu nyaris tidak terlaksana karena hanya dihadiri oleh dua orang wakil rakyat dari Dapil 3 yakni wakil ketua DPRD Mitra Tonny Lasut AmTm dan Kisman Hala.
Parahnya lagi, dari tujuh anggota DPRD Mitra yang mewakili daerah pemilihan 3 yaitu Ratatotok dan Belang, tak satu pun yang tergabung dalam Pansus turut serta pada sosialisasi itu.
“Ini menunjukan kurang seriusnya wakil rakyat di Dapil 3 dalam menjalankan tugas dalam daerah. Coba kalo agenda ke luar daerah, buru-buru mereka berangkat. Giliran dalam daerah justru malas melaksanakan tugas,” sindir Kasim.
Tak sampai disitu, dia juga menyesalkan tidak adanya instansi teknis terkait yang ikut mendampingi pihak DPRD dalam melakukan sosialisasi.
“Harusnya mereka yang berkompeten ikut mendapangi. Karena secara teknis mereka lebih mengetahui maksud daripada agenda sosialisasi dua prodak peraturan daerah ini. Anehnya dari eksekutif malah tidak ada yang mendampingi,” tukasnya.
Sementara itu, pihak DPRD Mitra sendiri ketika dikonfirmasi melalui Ketua DPRD Drs Tavif Watuseke belum berhasil. Demikian dengan Bagian Humas dan Protokoler DPRD yang juga enggan memberikan klarifikasi.
“Confirmasi ke pak ketua saja,” singkat Kabag Humas dan Protokoler DPRD Mitra Agustina Tangian SE, menjawab media ini via Black Berry Masanger (BBM). (ruland sandag)
