Tondano-Semakin banyak kader Banteng menyuarakan wacana musyawarah luar biasa (Musdalub) di internal DPC PDIP Minahasa.
“Musdalub bukan berarti aksi untuk menggembosi ketua sekarang, tapi ini untuk kemajuan partai, kita perlu menatap ke depan,” kata Ferny Tompunu, salah satu pimpinan ranting di Kecamatan Lembean Timur, Jumat (25/1).
Johny Kandouw sependapat. Kader PDIP asal Remboken yang bermukim di Manado itu menyatakan isu Musdalub di lingkaran Banteng Minahasa yang akhir-akhir ini semakin berhembus kencang menandakan, akar rumput partai menginginkan perubahan.
“PDIP baru saja menang di Minahasa, sudah selayaknya ada penguatan-penguatan secara internal partai karena yang duduk di jabatan kepala daerah, kendati menggunakan kendaraan partai ini, namun sebenarnya bukan kader partai,” ungkap pekerja swasta tersebut.
Ferny mengusulkan 3 nama di bursa ketua, masing-masing Wabup Minahasa terpilih Ivan Sarundajang, Sekretaris DPC PDIP Minahasa Dharma Palar atau pengurus PDIP Manado James Karinda.
“Bila memungkin ketiganya bisa kita munculkan sebagai calon ketua, soalnya masih muda, layak dan bisa menciptakan perubahan,” tandas pimpinan komisi pemuda pada salah satu jemaat di Wilayah Kakas itu. (alf)

Ketua DPC Minahasa sudah tiga periode menjabat, jadi sudah saatnya menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan PDIP Minahasa ke kader yang lain. Walaupun di satu sisi belum ada figur sekaliber Janes Parengkuan (JP) yang mampu mengkonsolidasi kekuatan PDIP Minahasa, namun PDIP Minahasa harus yakin mampu melangkah ke arah yang lebih baik tanpa komando JP.
Lepas dari kekurangsetujuan JP atas calon yg ditetapkan DPP dan DPD PDIP Sulut, kontribusi JP untuk kemenangan PDIP di Pemilukada Minahasa tak perlu didebat lagi. Olly Dondokambey sangat berterima kasih atas kerja keras JP di detik-detik terakhir pemungutan suara karena tanpa campur tangan beliau PDIP tak akan meraih kemenangan. Ada empat Dapil di Minahasa, namun JWS-Ivansa kalah di Dapil 2, 3 dan 4. Suara di Dapil 1, khususnya di Kec. Pineleng yang notabene merupakan basis massa dan konstituen JP adalah penentu kemenangan PDIP Minahasa di Pemilukada Minahasa.
Maju banteng, tetap berdiri di atas kaki sendiri.
Baku abis jo ngoni, tapi susah ngoni mo kase kalah pa ivan dia depe jawara nock
PDIP baru menag di Minahasa. Jadi apa hubungannya dengan Musdalub? Apa ketua sekarang tdk ada kontribusi utk kemenangan itu? Mengapa mau dilengsekan?