Berita Utama

Voucke Lontaan Dapat Dukungan Ketua PWI di 15 Kabupaten/Kota, SK Plt Ketua Lain Abal-Abal

Voucke Lontaan Dapat Dukungan Ketua PWI di 15 Kabupaten/Kota, SK Plt Ketua Lain Abal-Abal
Rapat Zoom PWI Sulawesi

Minsel, BeritaManado.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rapat zoom meeting, pada Jumat (28/2/2025).

Rapat ini dihadiri ketua dan pengurus PWI di 15 Kabupaten/Kota yang ada di Sulut.

Yakni, PWI Talaud, PWI Kabupaten Kepulauan Sitaro, PWI Kabupaten Kepulauan Sangihe, Pengurus dan Ketua PWI Kota Kotamobagu, PWI Kota Bitung, PWI Kota Tomohon dan PWI Kabupaten Minahasa.

Hadir juga, PWI Kabupaten Minahasa Utara, PWI Kabupaten Minahasa Tenggara, PWI Kabupaten Bolaang Mongondow, PWI Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, PWI Kabupaten Bolaang Timur, PWI Kabupaten Minahasa Selatan dan PWI Kota Manado.

Dalam rapat ini, pengurus dan anggota PWI di 15 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara, menyatakan tindakan Vanny Laupatty, seakan telah melecehkan Organisasi PWI.

Sebab, dia (Vanny Laupatty) bukan lagi anggota PWI Sulut, dibuktikan dengan KTA PWI miliknya sudah 10 tahun lebih tidak diperpanjang dan sesuai PD/PRT gugur dengan sendirinya.

“Ini ada hal yang aneh. Sudah bukan anggota PWI Sulut menerima SK Plt Ketua PWI Sulut,” tegas Voucke Lontaan, Ketua PWI Sulut periode 2021-2026

“Kami pasti akan telusuri siapa orang dibelakangnya, ataukah diduga mencatut nama sebagai Ketua Tim Media Center Bapak Gubernur Sulut Mayjen (purn) Yulius Komaling sehingga diberikan SK Plt Ketua PWI Sulut oleh Zulmansyah Sekedang sebagai Ketum PWI Pusat hasil Kongres luar biasa ilegal,” katanya lagi.

Karena itu, hasil rapat zoom meeting pengurus PWI Sulut bersama 15 pengurus KSB (Ketua Sekertaris dan Bendahara, dengan tegas menolak Ketua Plt Sulut Vanny Laupatty sesuai dgn SK yg dikeluarkan Ketua PWI Pusat Zumansyah Sedekang.

“SK Plt Ketua PWI Sulut itu abal-abal,” tegas Voucke Lontaan.

Menurutnya, jabatan sebagai Ketua PWI Sulut berakhir 30 Maret 2026.

“Tunggu saja bila jabatan saya berakhir kita buat konferensi dan bagi teman-teman siapa saja yang mau mencalonkan diri silahkan, asalkan memenuhi persyaratan,” jelas Voucke yang juga dikenal Wartawan Media Indonesia di Sulut..

“Saya sudah tidak bisa mencalonkan diri lagi, sudah 2 periode, supaya fair bertarung di konferensi nanti,” ujarnya.

Karena itu Voucke Lontaan menyatakan tidak habis pikir dengan tindakan Vanny Laupatty.

“Tindakan ini inkonstitusional,” ujar Voucke.

Dalam pertemuan zoom meeting para peserta mempertanyakan, siapa orang dibelakangnya yang melindungi Vanny Laupatty, sehingga dia bisa mendapatkan SK Plt Ketua PWI Sulut.

“Ia (Vanny Laupatty) tidak saling kenal dgn Ketua PWI Pusat Zumansyah Sedekang hasil kongres luar biasa ilegal. Jadi, saya menduga ia mencatut nama Bapak Gubernur Sulut Mayjen (purn) TNI Yulius Komaling mengaku sebagai Ketua Tim Media Center YSK,” kata Voucke Lontaan, Ketua PWI Sulut periode 2021-2026.

Voucke mengaskan, Vanny Laupatty sudah 10 tahun lebih KTA PWI-nya tidak pernah diperpanjang lagi.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara