Sekilas, ini terlihat seperti T-shirt katun biasa, tetapi sangat nyaman dipakai.
Jika Anda belum pernah memakainya, percayalah, Anda harus mencobanya.
Bertepatan dengan peluncuran edisi terbaru LifeWear Magazine pada tanggal 16 Februari di Galeri Nasional Singapura, Uniqlo juga mengadakan Pameran Koleksi Spring/Summer 2023.
Para tamu disuguhi pameran koleksi Uniqlo yang berkualitas untuk musim ini, yang memadukan fungsionalitas dan keindahan untuk menghadirkan pakaian yang mampu meningkatkan kepercayaan diri dan mencerahkan hari.
Mulai dari T-shirt AIRism yang dapat menyerap keringat, kemeja linen sejuk dengan beragam warna cerah, hingga jajaran produk UV Protection yang membantu melindungi kulit, LifeWear merupakan seni berpakaian yang dirancang untuk membuat hidup semua orang menjadi lebih baik.
Adapun konten utama Edisi 2023 Spring/Summer, yakni Wardrobe Essentials.
Konten pembuka ini berfokus pada item-item basic Uniqlo dan bagaimana mereka terus berubah dan berkembang.
Konten ini menyajikan 11 item yang diinginkan setiap orang sebagai bagian dari lemari pakaian mereka, termasuk kemeja oxford yang terus diperbarui, celana chino dengan siluet modern terbaru, dan gaun bermotif dengan suasana yang memberikan kesan musim semi yang riang.
Bincang-Bincang Seni dan Denim di LA.
Presentasi gaya denim yang menonjolkan individualitas ini dipadukan dengan laporan kunjungan ke Pusat Inovasi Jeans Fast Retailing di Los Angeles.
Artikel tersebut menyoroti produk-produk dari fasilitas R&D ini seperti Blue Cycle Jeans, bersama dengan teknologi laser dan teknologi terdepan lainnya.
Seni dan Kehidupan di Barcelona.
Bekerja sama dengan Apartamento, sebuah majalah terbitan Spanyol yang memamerkan ruang dan gaya hidup para kreator di seluruh dunia.
Isi dari konten fitur ini menggambarkan kehidupan tiga seniman yang tinggal di Barcelona, dengan foto-foto mereka saat berada di studionya dengan mengenakan beberapa item terbaru dari koleksi Uniqlo U.
Melalui sebuah wawancara, mereka berbagi pemikiran tentang seni menikmati momen melalui ekspresi.
Mendengar Sungai, Merasakan Gunung.
Artikel wawancara ini mengikuti seorang seniman Irlandia Utara, Nigel Peake, yang merancang desain sampul untuk terbitan ini, saat lawatan ke Kyoto.
Ia membahas seni yang hadir dalam kehidupan sehari-hari dan filosofinya dalam menciptakan sebuah karya ketika mengunjungi pasar loak, toko barang antik, dan distrik geisha.
