
Manado – Dalam aksi sejumlah organisasi kepemudaan yakni PMII, HMI, HMI MPO, GMKI dan KAMMI yang mengatasnamakan Aliansi Gerakan Perdamaian Kota Manado mengelar aksi di gedung rakyat Tikala, Kamis (11/9/2014).
Beragam tuntutan yang disampaikan yang diantaranya berdasarkan kajian dan persoalan terkait situasi keamanan di Kota Manado yang sudah tidak kondusif dilatarbelakangi penanganan dan pengawasan yang terhadap sektor keamanan.
Tuntutan akasi:
1. Maksimalkan Siskamling ditingkat kelurahan
2. Minta Kapolresta Mundur dari jabatan
3. Pemprov, Pemkot dan aparat keamanan bertanggungjawab atas keamanan Kota Manado
4. Mengendalikan Kondisifitas dan citra Manado
5. Secepatnya selesai Tarkam di Kota Manado
6. Usut tuntas pembunuhan terhadap mahasiswa
7. Stop panah wayer di Kota Manado
8. Waspadai profokator
9. Pemerintah harus maksimal kinerja Kepala Lingkungan ditiap keluarga.
Pantauan BeritaManado, massa aksi terima langsung untuk berdialog oleh pimpinan sementara DPRD Manado Richard Sualang dan sejumlah legislator lainnya diataranya, Pinkan Nuah, Dijana Pakasi, Mona Kloer, Revani Parasan, Markho Tampi, Mohammad Wongso, Benny Parasan, Boby Daud, Victor Polii, Sonny Lela, Roy Maramis, Abdul Wahid Ibrahim, Winston Monangin, dan Raynaldo Haydemans.
Pada dialog tersebut, seluruh perwakilan aliansi diberikan kesempatan satu persatu untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi terkait persoalan keamanan yang meresahkan masyarakat Kota Manado ini. (leriandokambey)
