Berita Utama

Tou Leilem di Rantau Inisiasi Agenda Ini di Bukit Lengkoan    

Memeriahkan festival ini, Sabtu pagi dilakukan atraksi budaya Cakalele dan  Maengket oleh para penari Leilem dan Minahasa.

Olahraga lintas alam dilakukan para pilot dengan Paralayang Fun Fly, dimana olahraga dirgantara tersebut lagi populer di Sulawesi Utara saat ini.

Lengkoan Hills sendiri menjadi salah satu spot menarik untuk Paralayang.

Agenda Minggu (1/5) siang nanti ada kegiatan FLR 2022 berpusat di kawasan RanoRaindang di Desa Leilem.

Hukum Tua Desa Leilem, Victor Roring selaku tuan rumah telah siap menyambut kehadiran tamu dan wisatawan, termasuk kedatangan (tentatif) Bupati Minahasa Royke Roring.

Sekitar 10 tahun lalu, Desa Leilem yang dikenal sebagai desa sentra pembuatan meubel dan roda sapi, mekar menjadi tiga desa (Leilem, Leilem 2 dan Leilem 3).

Jika sebelumnya dikenal desa tukang kayu, dimasa mendatang, Leilem akan menjadi destiansi wisata unggulan di Minahasa.

“Jika dikelola serius dengan menanam banyak pohon rindang, semoga Destinasi Wisata Lengkoan nan Lestari terwujud di masa yang akan datang,” demikian hahrapan pada kutipan khutbah Pdt Novita Rende-Kaligis selaku Ketua BPMJ GMIM Imanuel Leilem dalam Ibadah Raya Paskah.

(***/Frangki Wullur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara