
Minahasa Utara, BeritaManado.com – Sejumlah 30 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Tim KKN Niskala Likupang tengah menyiapkan berbagai program kerja inovatif dalam rangka pelaksanaan KKN-PPM UGM Periode II 2025 yang akan berlangsung di Desa Marinsow dan Pulisan, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara mulai tanggal 20 Juni hingga 8 Agustus 2025.
Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Pemberdayaan masyarakat atau KKN-PPM UGM merupakan salah satu wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, tepatnya pengabdian kepada masyarakat.
Melalui semangat pengabdian, Tim KKN Niskala Likupang akan berupaya mewujudkan pembangunan masyarakat di Desa Marinsow dan Pulisan.
Desa Marinsow dan Desa Pulisan sebagai wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang memegang peran krusial dalam mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sehingga pemerintah terus berupaya mengembangkan kedua wilayah terutama melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Meskipun upaya-upaya telah dilakukan, namun pembangunan masyarakat tidaklah cukup jika hanya dilakukan pemerintah.
Perlu sinergitas berbagai aktor sehingga tujuan pembangunan masyarakat dapat tercapai, salah satunya melalui program pengabdian yang dijalankan mahasiswa.
Para mahasiswa yang tergabung dalam Tim KKN Niskala Likupang dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Ir. Miftahush Shirothul Haq, S.Pt., I.PP. berkomitmen untuk menjalankan program pengabdian dengan mengangkat tema besar “Optimalisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang Timur, Sulawesi Utara melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Smart Eco Tourism Terintegrasi”.
“Kami percaya, perubahan yang berkelanjutan dimulai dari langkah-langkah kecil yang tepat sasaran. Tema Smart Eco Tourism ini bukan hanya slogan, tapi komitmen kami untuk menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan desa dan tetap berpihak pada lingkungan serta budaya lokal,” ucap Muhammad Fadlillah selaku Koordinator Mahasiswa Unit KKN-PPM UGM Niskala Likupang pada Senin (2/6/2025).
Untuk menjalankan program kerja, Tim KKN Niskala Likupang membagi dalam 6 fokus utama yaitu optimalisasi penggunaan platform digital, optimalisasi sektor pariwisata melalui inovasi hijau, pemberdayaan ekonomi lokal, penerapan sistem pengawasan kesehatan hewan dan manusia, peningkatan kemampuan sumber daya manusia guna meningkatkan kualitas fasilitas dan objek wisata, serta optimalisasi sumber daya lokal dan fasilitas desa.
Berbagai program kerja yang dicanangkan berpedoman pada Sustainable Development Goals (SDGs) untuk memastikan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan.
Audiensi bersama pemerintah Kabupaten Minahasa Utara juga telah dilaksanakan pada Kamis (17/4/2025), dihadiri oleh Perwakilan Bupati, Kepala Bappeda, perwakilan Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, serta Camat Likupang Timur.
Audiensi ini membahas mengenai rancangan program Tim KKN Niskala Likupang selama 50 hari di Desa Marinsow dan Pulisan.
Audiensi diharapkan mampu menyatukan pemikiran antara pemkab dan mahasiswa sehingga program kerja KKN dapat direalisasikan sesuai dengan kondisi masyarakat.
Selain itu, tim ini juga mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, baik pihak pemerintah, swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), hingga komunitas lokal.
“Kami tidak bisa melangkah sendiri. Kolaborasi dengan berbagai pihak terutama stakeholders terkait adalah kunci keberhasilan program yang kami rencanakan. Setiap bentuk dukungan baik dana, barang, maupun tenaga adalah investasi nyata bagi masa depan desa dan generasi muda yang ada di dalamnya,” pungkas Fadhil.
Untuk mengabadikan setiap perjalanan pengabdian, Tim KKN Niskala melakukan publikasi setiap momennya melalui akun media sosial Instagram dan Tiktok @niskalalikupang.
Dengan demikian, perjalanan KKN yang berharga ini akan selalu dikenang.
Penulis: Arunika Dihyan Prasista/rds
