
Manado, BeritaManado.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek)
mewawancarai terhadap tiga calon Rektor hasil penyaringan oleh Senat Unsrat.
Hal ini sebagaimana dikatakan Humas Unsrat, Max Rembang.
“Seleksi wawancara dilaksanakan pada sore sampai menjelang malam, Selasa (10/5/2022) hari ini,” kata Max Rembang kepada BeritaManado.com.
Max menyebutkan, ketiga calon Rektor Unsrat tersebut, yaitu, Prof Dr Ir Grevo S Gerung MSc, Prof Dr Ir Fabian Manopo MSc, dan Ir Dedie Tooy MSc Ph.D.
Hingga berita ini diturunkan, hasil wawancara tersebut belum diketahui.
“Seleksi dilaksanakan secara virtual dan tertutup kepada masing-masing calon Rektor,” tandas Max.
Sebelumnya diberitakan, tahapan penyaringan bakal calon Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) telah memilih tiga nama calon.
Dalam pemilihan putaran pertama yang dipimpin Ketua Senat Unsrat, Prof Dr Paulus Kindangen, MA, Max menjelaskan perolehan suara bakal calon sebagai berikut:
1.Prof Dr Vannetia R Danes MS P.Hd -6 suara
2. Dr Flora Priscilla Kalalo, SH MH -11 suara
3. Ir Deddy Tooy, M.Si P.Hd -29 suara
4.Prof Dr Ir Fabian J Manoppo M.Agr -13 suara
5. Prof Dr dr Grace D Kandou M.Kes -1 suara
6. Prof Dr Ir Grevo S Gerung M.Sc -11 suara
Maka, lanjut Max, Ir Deddy Tooy meraih peringkat pertama disusul Prof Fabian Manoppo diurutan kedua.
“Dari hasil di atas, Dr Flora Kalalo dan Prof Grevo Gerung sama-sama meraih 11 suara maka dilakukan pemilihan putaran kedua untuk menentukan peringkat tiga,” kata Max Rembang.
Namun, kata Max, Dr Flora Kalalo tidak menyetujui dilakukannya pemilihan putaran kedua dan melakukan ‘walk out’.
Namun, kata Max, Dr Flora Kalalo tidak menyetujui dilakukannya pemilihan putaran kedua dan melakukan ‘walk out’.
“Hal serupa juga dilakukan 2 anggota senat, Prof Dr Ir Martin D Sumajouw M.Eng dan Prof Dr Ir Odi R Pinontoan MS,” beber Max.
