Sedangkan yang menilai kurang berhasil dan tidak berhasil 8,5%.
“Ketiga pada aspek personaliti, Olly dipersepsi sebagai pribadi yang pintar (93,4%), berwibawa (91,9%), mampu mengambil keputusan (88,5%) menyenangkan (87,2%) dan lain-lain,” bebernya.
Ikrama menambahkan, masa kampanye dan tiga bulan menjelang pilkada, membuat semua kandidat berpeluang menarik simpati dan dukungan pemilih yang belum menentukan pilihan.
“Bisa terjadi dinamika dukungan para kandidat. Namun jika tidak terjadi suatu kejadian luar biasa, dukungan petahana tidak akan berubah signifikan,” tandasnya.
Berikut persentase dukungan kepada pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut tiga bulan menjelang pemilihan serentak, berdasarkan hasil survei KCI-LSI Network di beberapa kantong suara penting di Sulut:
- Kantong Pemilih Protestan
Populasi pemilih 64%.
Olly-Steven 69.5%.
CEP-SSL 12%
VAP-Hendry 11,2% - Kantong Pemilih Muslim
Populasi pemilih 30,4%.
Olly-Steven 67,6%
CEP-SSL 19,2%
VAP-Hendry 5,5% - Kantong Pemilih Milenial
Populasi pemilih 21,3%
Olly-Steven 70.3%
CEP-SSL 15,6%
VAP-Hendry 5,5%. - Kantong Pemilih Terpelajar
Populasi pemilih 11.9%
Olly-Steven 69%.
CEP-SSL 9,9%
VAP-Hendry 9,9%, - Kantong Pemilih Etnis atau Suku
Populasi pemilih 77,3%,
Olly-Steven 68,3%
CEP-SSL 13,7%
VAP-Hendry 10,3%
(Alfrits Semen)
