Berita Utama

Surat Pernyataan Belum Ditanda Tangan, Ompa Diduga Ditekan

image
Heronimus Rompas Makagansa.

Tahuna-Eskalasi musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) Partai Golkar Sangihe terus bergulir liar.

Kabar mengejutkan soal belum ditandatanganinya surat pernyataan kesediaan Bupati Sangihe HR Makagansa untuk menjadi Ketua Golkar kabupaten tersebut.

Kabar lain, Ompa-begitu Makagansa biasa disapa- saat ini tengah galau mengambil sikap karena ditekan oleh pihak-pihak tertentu supaya jangan mengambil jabatan ketua mengganti Winsulangi Salindeho.

“Kemarin Ompa ke Manado menemui beberapa orang yang memanggil dia, kemungkinan dia ditekan supaya tidak mengambil jabatan ketua Golkar Sangihe,” kata sumber dalam PG Sangihe, Selasa (12/3).

Musdalub hingga siang ini belum dimulai. Padahal rombongan DPD I Partai Golkar Sulut dipimpin lansung ketua Vreeke Runtu sudah sejak pagi tiba di Tahuna. (gun)

Satu tanggapan untuk “Surat Pernyataan Belum Ditanda Tangan, Ompa Diduga Ditekan”

  1. mungkin ini keputusan pak bupati Ompa yang salah, tidak mau mengambil ketua Golkar Sangihe krn ke depan partai Golkar akan menggapai kejayaannya sebenarnya jangan hiraukan tekanan atau intervensi dari orang lain, pejabat yang lebih tinggi, karena masa orang yang menekan/interveni akan berakhir (petinggi sulut)). Bu Winsu pun selama lengser dari jabatan, Golkar sangihe seperti anak ayam kehilangan induk, nanti pada saat akan mengikuti pilkada baru mau mengambil hati kami kader golkar, dan masanya meiva juga akan berakhir walau memakai kekuatan (petinggi sulut) tetap tidak bergeming MUSDA Sangihe tetap jalan, inilah fenomena politik yang terjadi dan tidak menutup kemungkinan ada campur tangan (petinggi sulut) juga untuk Musdalub di tubuh DPD Golkar Sulut, sungguh cerdik siapa yang tidak kenal (petinggi sulut) yang juga INGIN untuk memegang Golkar sulut bersama serikandi Golkar yang lagi memegang ketua dewan Sulut.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara