Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengajak pemerintah Kabupaten/Kota mempersipkan tempat relokasi untuk masyarakat yang ada di bandaran sungai (DAS Tondano). Hal itu disampaikan Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara Ir Siswa Rachmad Mokodongan diruang kerjanya, Jumat (22/2).
Hal ini disampaikan Mokodongan setelah melihat evaluasi jumlah korban pasca bencana tanah longsor dan banjir hebat di Kota Manado dan sekitarnya.
“Kita bersama-sama sudah memikirkan itu, dan pemerintah Provinsi telah siap melakukan relokasi. Kalaupun pemerinah Kabupate/Kota meminta lahan untuk relokasi kami siap memberikan,” ujar Mokodongan.
Dia berharap rencana relokasi untuk warga dibantaran sungai yang saat ini menjadi pengungsi di posko-posko bencana dapat didukung oleh warga sendiri, karena hal ini untuk kepentingan dan keamanan warga sendiri, terang Mokodongan.
Seperti diketahui, pasca bencana tanah longsor dan banjir di Kota Manado dan sekitarnya, ribuan warga terpaksa harus mengungsi di posko-posko pengungsian. Kebanyakan warga yang menjadi pengungsi bencana banjir adalah yang bermukim di sepanjang bantaran sungai. (Jrp)
