Tondano – Program studi banding yang dilakukan pihak pemerintah maupun wakil rakyat pada dasarnya sangat baik. Namun kenyataan di lapangan jarang terlihat penerapan dan manfaatnya. Progran tersebut boleh saja tetap ada, namun sekali lagi harus jadi perhatian yaitu pertanggung jawaban kepada masyarakat.
Ketua Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Sulut Jerry Massie kepada BeritaManado, Minggu (18/5/2014) menganggap bahwa hal itu bisa menjadi referensi untuk menilai kinerja pejabat yang bersangkutan. Materi studi banding yang didapat harusnya memberi kontribusi bagi pembangunan daerah.
“Semoga hal ini betul-betul menjadi refleksi pejabat yang gemar studi banding. Toh pada akhirnya masyarakat yang akan merasakan apakah studi banding yang dilakukan membawa hasil dan perubahhan di daerah atau sebaliknya,” ungkap Massie.(frangkiwullur)
