Handri mengatakan bahwa kegiatan gereja di sana belum pulih sepenuhnya, hanya ibadah minggu yang sudah berjalan, hal ini dikarenakan gereja-gereja yang ada saat ini berfungsi sebagai posko pengungsian.
“Harapan kami dengan adanya bantuan ini akan sedikit meringankan beban dari keluarga-keluarga yang terdampak letusan Gunung Ruang sehingga kembali bersemangat untuk menjalani hari-hari kedepannya,” jelas Handri.
Aksi kemanusiaan ini didukung oleh beberapa lembaga gereja diantaranya GKG Magelang, KGPM Sidang Daniel Pulo Gebang, Sidang-sidang Gereja GPKAI, GKRI Isa Almasih dan masih ada lagi beberapa pihak yang tidak ingin menyebutkan identitasnya sebagai penyumbang.
Pihak STT IKAT sendiri menyampaikan terima kasih atas dukungan pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai aktualisasi Tridharma Perguruan Tinggi
(***/Frangki Wullur)
