Bolmong – Isu adanya pengerahan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Bolmong saat konvoi pendaftaran pasangan Tatong Bara dan Jainudin Damopolii (Tatong – Jadi), dibantah oleh Bupati Bolmong Salihi Mokodongan.
Menurutnya, bahwa sebagai pemimpin yang menjunjung tinggi aturan dan perundang- undangan di negeri ini, ia tidak akan pernah melakukan tindakan seperti itu.
“Sudah berkali- kali saya tegaskan, PNS Bolmong itu tidak bisa dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Apalagi itu di daerah tetangga yang tidak ada sangkut pautnya dengan pemerintahan di Bolmong,” tuturnya.
Ditambahkannya pula, PNS Bolmong yang berdomisili di Kotamobagu tidak pernah diinstruksikan untuk mendukung pasangan calon tertentu. “Setiap orang punya hak politik masing- masing. Jadi biarkan mereka (PNS,red) pada pilihan mereka” pungkas Mokodongan. (zmi)

