Manado – PT Bank Sulut menyalurkan dana untuk pembiayaan pengembangan makanan khas klapertaart, menyusul pasar produk pangan tersebut yang sangat menjanjikan. “Para turis lokal maupun mancanegara ketika datang di Manado sebagian besar mencari makanan khas klapertaart, karena prospek pasar tersebut, maka Bank Sulut tergerak menyalurkan kredit untuk produsen produk itu,” kata Direktur Utama PT Bank Sulut, James Salibana, Rabu (25/7).
James mengatakan dengan bantuan pembiayaan ini, maka diharapkan industri rumah tangga dan industri kecil produsen klapertaart dapat semakin bertumbuh dan berkembang menjadi komoditas keunggulan Sulut. “Bank Sulut ingin memantapkan perannya sebagai agen development daerah , karena itu komoditas unggulan daerah ini menjadi salah satu fokus pembiayaan bank,” kata James.
Perhatian terhadap pengembangan industri kecil, kata James, masuk juga dalam program mendorong kredit produktif tumbuh lebih cepat ketimbang kredit konsumtif. “Menjadi target Bank Sulut agar ekspansi kredit produktif tumbuh semakin cepat, karena multiplier effect-nya sangat besar pada sektor riil,” tambahnya.
Selain membiayai pengembangan klapertaart, Bank Sulut juga menyalurkan kredit untuk pengembangan makanan khas daerah ini lainnya, serta sektor unggulan yang terbukti memberi pengaruh positif pada pertumbuhan ekonomi. Industri kerajinan dan suvenir, kata James, merupakan sektor yang mulai dibidik dan telah mendapat perhatian serius dari kantor cabang yang tersebar di seluruh kabupaten/kota yang ada di Sulut.(dan)
