
Manado, BeritaManado.com — Dr. Jan Samuel Maringka, S.H., M.H., telah sukses menjadi abdi negara.
Jan Maringka menunaikan tanggungjawab sebagai Jaksa selama 35 tahun, dan banyak memberikan kontribusi dalam penegakkan hukum di Indonesia.
Jan bahkan pernah dipercayakan sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Indonesia.
Ia berhenti dengan hormat sebagai Jaksa Utama (Pembina Utama IV/e) sesuai Keppres tertanggal 2 April 2024.
Sosok bersahaja kelahiran 11 Oktober 1963 ini menyandang Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Hasanuddin Makassar.
Jan merupakan anak bungsu dari empat bersaudara.
Ayah bernama Henri Maringka dan ibu Johana Mahieu.
Meskipun anak bungsu, Jan tetap dididik mandiri oleh orang tua.
Disiplin dan bertanggungjawab menjadi hal penting yang selalu disampaikan ibu tercinta.
Belaian dan pesan mujarab dari ibu sangat berpengaruh bagi perjalanan kehidupan Jan.
Ia tumbuh menjadi pria ulet, dan berhasil menyelesaikan satu per satu jenjang pendidikan.
Meskipun cita-cita sebagai duta besar belum terpenuhi, namun Jan puas pernah bertugas sebagai Atase Kejaksaan di Hong Kong pada 2005-2008.
Hidup dan besar di Jakarta, membuat Jan selalu rindu Manado.
Ia pun selalu mengenang momen bertemu dengan warga kawanua di ibukota negara.
“Di rumah besar, kami selalu bakudapa (bertemu) dengan teman-teman dari Manado. Bisa bersama dengan kawanua di kampung orang, itu bahagianya luar biasa,” kenang Maringka.
Jan banyak menghabiskan waktu di luar karena tugas.
Makanya, ia selalu ingin pulang Manado.
Menetap dan membangun kampung halaman, menjadi kerinduan Jan sejak dulu.
